Dua Rumah di Sukodono Terbakar, Pemkab Sidoarjo Targetkan Perbaikan Mulai Pekan Ini

Penulis: Didik
Editor: Redaksi
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat meninjau lokasi kejadian kebakaran
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat meninjau lokasi kejadian kebakaran

Filesatu.co.id, SIDOARJO | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan akan segera memperbaiki dua rumah warga Dusun Dungus, Desa Sukodono, Kecamatan Sukodono, yang mengalami musibah kebakaran pada Rabu (14/10/2026) dini hari. Proses perbaikan bangunan tersebut ditargetkan dapat dimulai pada pekan ini.

Kepastian perbaikan rumah milik Khusaini itu disampaikan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat meninjau lokasi kejadian pada Rabu siang. Bupati menegaskan bahwa rumah seluas 10×15 meter persegi tersebut akan dibenahi agar dapat kembali layak huni. Untuk mempercepat prosesnya, ia telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo segera melakukan asesmen serta penghitungan perencanaan perbaikan secara mendalam.

Bacaan Lainnya

“Pemerintah daerah akan terus hadir membantu warga yang tertimpa musibah. BPBD akan segera menghitung dan merencanakan perbaikannya, kemudian pembenahan dilakukan menggunakan alokasi APBD,” ujar Subandi.

Subandi meminta pembenahan difokuskan pada perbaikan kerusakan utama akibat si jago merah, mulai dari struktur atap, area bangunan yang hangus, hingga pemasangan ulang lantai keramik. Pasalnya, kondisi fisik bangunan beserta etalase rumah mengalami kerusakan parah.

“Kami upayakan paling lambat dalam satu minggu sudah ada pengerjaan di lapangan. Harapannya rumah bisa segera ditempati kembali sehingga warga tidak merasa khawatir lagi,” tambahnya.

Berdasarkan data BPBD Sidoarjo, laporan kebakaran di kediaman Khusaini diterima sekitar pukul 02.40 WIB. Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sidoarjo langsung bergerak cepat ke lokasi hingga pemadaman berhasil diselesaikan secara tuntas pada pukul 03.50 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Hingga saat ini, penyebab pasti timbulnya api serta total kerugian material masih dalam proses penyelidikan dan penghitungan oleh pihak berwenang. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *