Kapal Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, 225 Penumpang Selamat, Lima Orang Meninggal

Penulis: Nr/Bay
Editor: Redaksi
Kapal Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, 225 Penumpang Selamat, Lima Orang Meninggal
Kapal Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Utara Sumenep, 225 Penumpang Selamat, Lima Orang Meninggal

Filesatu.co.id, FSUMENEP | Kapal penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar dilaporkan terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan Basarnas, KSOP, TNI-Polri, serta sejumlah kapal yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Informasi awal diterima Basarnas pada pukul 08.25 WIB dari PT Atosim Lampung Pelayaran selaku operator kapal. Perusahaan melaporkan bahwa kapal yang mengangkut sekitar 250 orang mengalami kebakaran sekitar pukul 06.00–07.00 WIB saat berlayar di perairan utara Sumenep, sekitar 30 mil laut dari daratan Kecamatan Batang-Batang.

Bacaan Lainnya

Laporan tersebut disampaikan nahkoda kepada pihak perusahaan. Namun setelah memberikan informasi awal mengenai kondisi darurat, komunikasi dengan nahkoda terputus dan hingga beberapa saat kemudian tidak dapat dihubungi kembali.

Berdasarkan informasi dari SROP Kalianget melalui radio maritim, KM Meratus Project 3 menjadi kapal pertama yang melakukan proses evakuasi terhadap penumpang. Tidak lama berselang, TB Hasnur 26 yang melintas di lokasi turut bergabung dalam operasi penyelamatan bersama empat kapal lainnya.

Saat proses evakuasi berlangsung, posisi KM Mutiara Sentosa 2 berada di utara alur pelayaran nasional, tepatnya di sekitar perairan Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, sekitar 19 mil laut dari titik acuan.

Para penumpang dilaporkan bertahan di bagian haluan dan anjungan kapal sambil menunggu pertolongan. Sebagian lainnya terpaksa menyelamatkan diri dengan melompat ke laut menggunakan life jacket maupun sekoci yang tersedia.

Hingga pukul 15.30 WIB, tim gabungan mencatat 225 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sedangkan lima orang dinyatakan meninggal dunia. Korban selamat dievakuasi menggunakan beberapa kapal yang berada di sekitar lokasi, di antaranya KM Meratus Pematang Siantar, KM Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Transko Arafura, Prakarsa Mas, SC Aila 17, Selaras Emas, serta Aicon Daniel.

Sementara itu, berdasarkan manifest kapal, jumlah orang yang berada di atas KM Mutiara Sentosa 2 sebanyak 271 orang, terdiri atas 232 penumpang, 26 anak buah kapal (ABK), dan 13 ABK tambahan. Dengan demikian, proses pendataan dan pencarian terhadap seluruh penumpang masih terus dilakukan.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Kapolresta Sumenep langsung menuju Pelabuhan Kalianget untuk memimpin penanganan di lapangan. Kapolresta memerintahkan Kabag Ops dan Kasat Samapta membangun Posko Terpadu di Pelabuhan Kalianget sebagai pusat koordinasi penanganan korban dan keluarga penumpang.

Selain itu, Kasat Polair diminta segera membuat laporan awal, berkoordinasi dengan masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi keselamatan, serta menjalin koordinasi intensif dengan Basarnas dan KSOP Kalianget selama proses evakuasi berlangsung.

Di sisi lain, Kasi Dokkes juga diperintahkan berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Sumenep, yakni RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep, RSI Garam Kalianget, dan BHC Sumenep, guna memastikan seluruh fasilitas kesehatan siap menerima korban apabila telah dievakuasi ke daratan.

Hingga berita ini diterbitkan, operasi pencarian dan evakuasi masih berlangsung. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tim gabungan terus berupaya memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta dievakuasi dengan selamat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *