Setetes Darah, Sejuta Harapan: Insan KAI Daop 7 Madiun Bergerak Menjaga Nyawa Sesama

Filesatu.co.id, MADIUN | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun kembali menunjukkan bahwa rel pengabdian tidak hanya menghubungkan kota demi kota, tetapi juga menghadirkan kepedulian yang menjangkau kehidupan sesama. Melalui Unit Kesehatan, KAI Daop 7 menggelar aksi donor darah serentak di Stasiun Blitar pada Rabu (17/6/2026), kemudian dilanjutkan di Stasiun Kediri dan Stasiun Kertosono pada Kamis (18/6/2026).

Mengusung tema “Setetes Darah Anda Menyelamatkan Nyawa Orang Lain”, kegiatan yang bekerja sama dengan PMI setempat tersebut menjadi wujud nyata semangat kemanusiaan insan KAI dalam membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebutkan bahwa agenda ini merupakan bentuk nyata kepedulian seluruh insan KAI terhadap kesehatan dan keselamatan sesama masyarakat.

“Melalui kegiatan donor darah yang diinisiasi oleh Unit Kesehatan Daop 7 Madiun ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat kepedulian sosial di antara insan KAI dan masyarakat di sekitar wilayah operasional stasiun serta para pelanggan KA,” ujar Tohari.

Semangat berbagi tersebut mendapat sambutan positif dari pekerja KAI maupun masyarakat sekitar. Dari total 86 pendaftar, sebanyak 77 orang dinyatakan memenuhi syarat setelah melalui pemeriksaan kesehatan dan berhasil mendonorkan darahnya.

Tohari menjelaskan, selain membawa misi kemanusiaan, kegiatan yang dilaksanakan di Stasiun Blitar, Kediri, dan Kertosono tersebut juga bertujuan mempererat hubungan antara perusahaan dengan masyarakat serta pengguna jasa kereta api. Menurutnya, melalui aksi nyata Unit Kesehatan, KAI terus berkomitmen memberikan kontribusi positif yang berdampak langsung bagi wilayah operasionalnya.

“Sesuai dengan semangat tema kami, ‘Setetes darah Anda menyelamatkan nyawa orang lain’, setiap kantong darah yang disumbangkan hari ini menjadi harapan besar bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sumbangsih mulia dari para pendonor,” pungkas Tohari.

Di tengah hiruk pikuk perjalanan dan kesibukan pelayanan transportasi, insan KAI Daop 7 membuktikan bahwa kepedulian sosial tak pernah berhenti di peron. Sebab, bagi mereka, perjalanan terbaik bukan sekadar mengantarkan penumpang sampai tujuan, melainkan juga menghadirkan harapan bagi sesama yang sedang membutuhkan.(hms/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *