Filesatu.co.id, MADIUN | Di era ketika investasi bergerak secepat sentuhan layar, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memilih tidak lagi membiarkan peluang bisnis tersembunyi di balik tumpukan berkas dan papan pengumuman konvensional.
Melalui platform digital Space by KAI, perusahaan pelat merah tersebut membuka akses yang lebih luas bagi investor dan pelaku usaha untuk melihat berbagai aset strategis milik KAI yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk wilayah Daop 7 Madiun.
Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital KAI dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset negara agar lebih produktif dan mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat maupun dunia usaha.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa sebelumnya informasi mengenai aset komersial KAI di wilayah kerja Daop 7 sebagian besar dipublikasikan melalui media cetak, media sosial atau skema konvensional. Hal itu dinilai memiliki keterbatasan dalam hal jangkauan, kecepatan pembaruan data, serta efisiensi waktu.
“Kini, melalui Space by KAI, seluruh informasi aset dapat diakses secara daring. Calon investor maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini jauh lebih mudah mengidentifikasi peluang bisnis yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Tohari, Selasa (16/6/2026).
Di wilayah Daop 7 Madiun sendiri, berbagai aset potensial ditawarkan kepada calon mitra usaha. Mulai dari lahan kosong strategis, bangunan komersial, ruang usaha di area stasiun, rumah perusahaan, media periklanan, hingga aset pendukung operasional perkeretaapian lainnya.
Menariknya, setiap aset yang ditampilkan telah dilengkapi informasi rinci berupa lokasi, luas area, foto kondisi riil, status hukum, hingga data pendukung lainnya. KAI juga melengkapi platform tersebut dengan peta interaktif berbasis geo tagging yang memungkinkan calon investor mengetahui posisi aset secara akurat sebelum melakukan survei lapangan.
Di tengah persaingan investasi yang semakin ketat, langkah ini dapat dibaca sebagai upaya KAI mengubah cara lama pengelolaan aset menjadi lebih terbuka, terukur, dan mudah diakses. Jika dahulu peluang sering tersembunyi di balik lemari arsip, kini peluang itu muncul dalam satu klik di ruang digital.
Tak berhenti pada penyediaan informasi, Space by KAI juga telah terintegrasi langsung dengan basis data aset perusahaan sehingga pembaruan informasi dapat dilakukan secara berkala dan lebih cepat. Investor yang berminat bahkan dapat berkomunikasi langsung dengan tim pemasaran aset melalui fitur direct contact yang tersedia dalam platform.
Ke depan, KAI menyiapkan pengembangan yang lebih ambisius. Space by KAI direncanakan terhubung dengan aplikasi Access by KAI sehingga promosi aset dapat menjangkau jutaan pelanggan aktif kereta api di seluruh Indonesia.
Selain itu, sejumlah fitur baru seperti simulasi bisnis, estimasi Return on Investment (ROI), sistem lelang digital (bidding system), hingga layanan perpanjangan kontrak secara daring tengah dipersiapkan.
“Kami berharap masyarakat dan dunia usaha semakin mudah memperoleh akses informasi aset untuk mengembangkan kegiatan bisnis mereka. Aset strategis KAI, termasuk yang berada di bawah naungan Daop 7 Madiun, memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi yang luas, mendorong pertumbuhan investasi di daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset negara secara produktif,” tutup Tohari.
Bagi masyarakat atau pelaku usaha yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, KAI Daop 7 Madiun membuka layanan konsultasi melalui Unit Komersialisasi Non Angkutan (KNA) di Jalan Kompol Sunaryo, Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Di tengah semangat digitalisasi nasional, langkah KAI ini menjadi pengingat bahwa aset negara tidak harus menunggu dilirik. Kadang yang dibutuhkan hanyalah membuka jendela yang lebih lebar agar peluang dapat terlihat oleh lebih banyak orang.(hms/an)










