Filesatu.co.id, Jember | Pemerintah Desa Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, menyalurkan Bantuan Sosial Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 1.119 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Setiap KPM menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Penyaluran berlangsung sejak Senin, 25 Mei 2026, dan dipusatkan di Kantor Desa Tutul serta dibagikan per Dusun untuk mempercepat dan memperlancar proses distribusi. Sejak pagi, ratusan warga sudah memadati lokasi dengan tertib.
Program ini merupakan upaya pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya bagi keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI.
Warga wajib membawa barcode, KTP, dan Kartu Keluarga sebagai syarat validasi data penerima. Pengawasan dilakukan ketat agar bantuan tepat sasaran.
Kepala Desa Tutul, Achmad Baidowi, menegaskan bahwa pihaknya hanya menyalurkan bantuan sesuai data resmi dari pemerintah pusat melalui DTKS.
“Transparansi dan ketepatan sasaran menjadi prioritas utama. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat. Bagi warga yang belum menerima, desa akan terus mengusulkan agar mereka yang layak bisa masuk dalam data penerima berikutnya,” ujar Kades.
Sekretaris Desa Tutul, Zainul Arifin, menjelaskan pembagian dilakukan secara bertahap per dusun. Sebanyak 325 KPM dilayani di kantor desa, sementara sisanya dibagikan di Dusun Maduran, Krajan, Kebon, dan Karok.
“Hari ini pembagian untuk 219 KPM dilaksanakan di rumah Ketua RW 002 Dusun Maduran. Selanjutnya bergilir ke dusun lain. Ini kami lakukan untuk menjemput bola, terutama bagi lansia agar tidak perlu datang jauh ke kantor desa dan menghindari antrean panjang,” jelas Zainul.
Ia menambahkan, semua perangkat desa turun langsung dalam proses distribusi. Harapannya, bantuan benar-benar diterima masyarakat kurang mampu yang membutuhkan.
Bantuan pangan ini disalurkan melalui Perum BULOG sebagai bagian dari kebijakan Badan Pangan Nasional untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok di pasar. Sasaran penerima meliputi warga berpenghasilan rendah, buruh harian, lansia, dan petani kecil.
Pemdes Tutul berkomitmen mengawal seluruh proses distribusi agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan bebas dari penyimpangan. Pelayanan dilakukan secara humanis dan profesional demi menjaga kenyamanan warga.
Salah satu penerima, Bu Hamimah (67), mengaku bersyukur atas bantuan tersebut.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kebutuhan dapur sehari-hari. Semoga program seperti ini terus berjalan karena benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.










