Filesatu.co.id, Jember| Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan Ketua DPRD Kabupaten Jember, Ahmad Halim, untuk menegaskan posisi strategis pendidikan bagi masa depan bangsa.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Presiden telah memberikan perhatian besar, dimulai dari program Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan,” ujar Halim, Jumat ( 2/5/ 2026).
Halim menilai komitmen pemerintah pusat terhadap dunia pendidikan semakin nyata. Salah satu bukti yang ia soroti adalah kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke SMA Negeri 1 Cilacap, Jawa Tengah, pada 29 April 2026.
Tema Hardiknas 2026 yang diusung Kemendikdasmen, “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” menurut Halim sejalan dengan kebutuhan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Momen Kebangsaan di Cilacap
Saat meninjau renovasi fasilitas SMA Negeri 1 Cilacap, Presiden Prabowo mengajak ratusan siswa bernyanyi bersama di halaman sekolah.
“Saya minta hadiah dari kalian. Saya minta kalian nyanyi lagu-lagu kebangsaan untuk saya,” ucap Presiden.
Dipandu Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, para siswa menyanyikan Indonesia Pusaka Rayuan Pulau Kelapa dan Tanah Airku Presiden juga mengajak hadirin menyanyikan Hymne Guru sebagai bentuk penghormatan kepada pendidik.
“Tidak ada bangsa yang hebat tanpa guru yang hebat,” tegasnya.
Momen tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi siswa. Galea Femme Ramadhantya Prastanto, siswi kelas XI, mengaku bangga sekaligus gugup.
“Jujur saya gemetar dan shock. Tapi saya berusaha tetap menyanyi dengan perasaan senang, campur aduk, dan deg-degan. Sangat bangga bisa berada di samping Bapak Prabowo,” kata Galea.
Senada, siswa M. Abdan Syakuro menyebut pengalaman itu tak terlupakan. “Pastinya kaget, apalagi bernyanyi di sebelah orang nomor satu di Indonesia. Sangat senang dan bangga,” ujarnya.
Ahmad Halim berharap momen itu menginspirasi generasi muda untuk mencintai tanah air dan menghormati guru. Ia juga mendorong Pemkab Jember terus meningkatkan mutu pendidikan.
“Kami mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari segi sarana prasarana maupun pelatihan tenaga pendidik,” pungkasnya.










