Musancab PDI-P Banyuwangi: Ficky Septalinda Tekankan Soliditas Tiga Pilar untuk Target 20 Persen Suara

Penulis: Ars
Editor: Eno Filesatu

Filesatu.co.id, Banyuwangi | Menjaga soliditas tiga pilar partai menjadi strategi utama PDI Perjuangan Banyuwangi untuk meraih kemenangan pada kontestasi politik mendatang, baik Pemilu, Pilkada, maupun Pilpres.

Penegasan itu disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ficky Septalinda, saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PAC PDI Perjuangan Dapil 1, 2, 7, dan 8 wilayah Banyuwangi Utara, Rabu (23/4/2026) di Ballroom Hotel Aston.

Bacaan Lainnya

“Sebagai DPC pelopor, kami dituntut menjaga asa kemenangan di setiap kontestasi dengan target 20 persen perolehan suara,” ujar Ficky.

Ia menegaskan, PDI Perjuangan Banyuwangi memiliki amunisi kuat: kader di eksekutif, perolehan kursi terbanyak di legislatif, serta struktur partai yang lengkap dan sehat dari tingkat DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting.

Untuk keberlanjutan kaderisasi hingga akar rumput, Ficky menekankan pentingnya sinergi, gotong royong, dan dukungan tiga pilar partai, baik dari sisi finansial maupun tenaga.

“Di sini ada Pak Wabup dan Ketua DPRD. Meski dalam kondisi efisiensi, setidaknya ada perhatian kepada kami sebagai partai politik. Paling tidak ke depan ada kenaikan anggaran Banpol,” ucapnya.

Ficky juga meminta seluruh kader patuh terhadap keputusan partai, terutama hasil rekomendasi penunjukan Ketua PAC dalam forum Musancab.

“Keputusan rekomendasi partai tidak asal comot. Sepakat atau tidak, Musancab ini harus sukses dan lancar,” tegas Ficky, yang langsung disambut kata sepakat oleh seluruh peserta.

Ia menambahkan, siapa pun yang mendapat penugasan sebagai Ketua PAC wajib diterima sebagai konsekuensi penerapan sistem demokrasi terpimpin, yaitu pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah mufakat dan aturan organisasi yang ketat.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Wicaksono, berharap pengurus PAC yang baru tidak menjalankan tugas sekadar formalitas.

“Jangan sampai tidak mau atau tidak semangat menjalankan tugas partai, terutama untuk memenangkan partai di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Meski demikian, Agus meyakini seluruh kader yang mengisi struktur PAC adalah kader pilihan dan siap bekerja politik bersama masyarakat.

“Pengurus PAC harus menjaga soliditas dan bekerja sungguh-sungguh di tingkat kecamatan,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Pengurus Anak Cabang periode 2026–2031 yang terbentuk melalui Musancab ini selanjutnya bertugas mempersiapkan agenda partai berikutnya, yakni Musyawarah Ranting dan Musyawarah Anak Ranting.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *