SMP IT Hikmatul Amien Sukabumi Terima Bantuan Revitalisasi Rp300 Juta dari Pemerintah Pusat

Filesatu.co.id, SUKABUMI | Pemerintah pusat melalui Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP), Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah kembali menyalurkan program revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026. Salah satu penerima manfaatnya adalah Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Hikmatul Amien yang berlokasi di Kampung Pamoyanan, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Sekolah SMP IT Hikmatul Amien beserta jajaran Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) secara resmi menerima dokumen pelaksanaan bantuan pemerintah tersebut pada Selasa (18/8/2026). Nilai bantuan yang diterima mencapai Rp300.504.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Bacaan Lainnya

Ketua P2SP SMP IT Hikmatul Amien menjelaskan, pekerjaan revitalisasi tahap pertama ini mencakup rehabilitasi dan renovasi dua ruang kelas, pembangunan dua unit kamar mandi/WC baru, serta pengecoran paving blok sepanjang 20 meter di lingkungan sekolah. “Kami sangat bersyukur atas perhatian pemerintah. Ini adalah angin segar bagi kami, karena selama ini kondisi ruang belajar kami sudah sangat memprihatinkan. Bantuan ini akan langsung kami kerjakan dengan penuh tanggung jawab dan transparansi,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Pelaksanaan pekerjaan fisik ditargetkan berlangsung selama 90 hari kalender, dengan pengawasan ketat dari panitia dan pihak sekolah. Meskipun baru tahap awal, harapannya pembangunan ini mampu meningkatkan kenyamanan dan semangat belajar siswa-siswi di sekolah berbasis Islam terpadu tersebut.

“Revitalisasi ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi generasi penerus bangsa,” tambah salah satu perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang turut hadir memantau kesiapan pelaksanaan.

Dengan terealisasinya program ini, diharapkan kualitas pendidikan di wilayah Sukaraja semakin meningkat dan merata, sejalan dengan visi pemerintah dalam penguatan infrastruktur pendidikan dasar di seluruh Indonesia. ***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *