Sebagai Mitra Polri, Fast Respon Indonesia Center Dipercaya Mendukung dan Memonitor Kinerja Polri di Seluruh Nusantara

Filesatu.co.id, JAKARTA| FAST Respon Indonesia Center (FRIC) merupakan wadah organisasi perkumpulan wartawan yang dibentuk sebagai mitra strategis Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung serta memonitor kinerja kepolisian di seluruh wilayah Nusantara. Keberadaan FRIC diharapkan dapat memperkuat sinergi antara insan pers dan Polri guna mewujudkan pelayanan kepolisian yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center, H. Dian Surahman, menjelaskan bahwa FRIC hadir sebagai organisasi yang berkomitmen untuk mengawal dan mendukung tugas-tugas Polri melalui fungsi jurnalistik yang objektif dan bertanggung jawab. Monitoring terhadap kinerja Polri dilakukan dengan menyampaikan informasi dan pemberitaan secara langsung kepada masyarakat maupun kepada pimpinan Polri sebagai bentuk kontrol sosial yang konstruktif.

Bacaan Lainnya

“FRIC terbentuk untuk mendukung kinerja Polri dan melakukan monitoring di seluruh Nusantara. Setiap kinerja jajaran Polri kami sampaikan melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang kepada masyarakat, sekaligus menjadi bahan laporan kepada para petinggi Polri,” ujar Dian Surahman dalam keterangannya di Jakarta.

Lebih lanjut, Dian menegaskan bahwa peran FRIC sebagai lembaga monitoring dan kontrol sosial terhadap kinerja Polri telah diakui secara resmi oleh Mabes Polri. Pengakuan tersebut menjadi dasar bagi FRIC untuk terus menjalankan fungsinya secara profesional dan bertanggung jawab dalam menjaga citra institusi Polri di mata publik.

“Sebagai mitra Polri, FRIC memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga marwah dan citra Polri. Apabila ditemukan adanya oknum anggota Polri yang bertindak tidak sesuai dengan aturan dan merusak citra institusi, saya meminta agar segera dilaporkan kepada saya. Laporan tersebut akan kami sampaikan langsung kepada Kapolri untuk ditindaklanjuti,” tegas Dian, Selasa 15 Desember 2025.

Ia menekankan bahwa FRIC tidak bermaksud melemahkan institusi Polri, melainkan justru ingin membantu Polri menjadi lembaga yang semakin profesional dan dipercaya masyarakat. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara objektif dan berdasarkan fakta justru akan menjadi bahan evaluasi positif bagi institusi kepolisian.

Dalam kesempatan tersebut, Dian juga menginstruksikan kepada seluruh ketua wilayah, koordinator daerah, serta pengurus FRIC di seluruh Indonesia untuk terus aktif mendukung dan memonitor kinerja Polri di wilayah masing-masing. Hal ini sejalan dengan atensi pimpinan Polri agar terjalin sinergi yang kuat antara Polri dan insan pers.

“FRIC merupakan wadah yang telah diakui oleh Mabes Polri. Oleh karena itu, hanya anggota yang solid, berintegritas, dan memiliki komitmen yang boleh bergabung. Saat ini, FRIC telah menaungi ratusan media dan jurnalis dari berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Dian menambahkan bahwa tujuan utama FRIC adalah mendorong terwujudnya Polri yang semakin Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) serta semakin dipercaya oleh masyarakat dalam menjalankan tugas utamanya, yaitu melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat.

Selain itu, FRIC juga berperan aktif dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif melalui pemberitaan yang edukatif, informatif, dan menyejukkan.

“Melalui sinergi antara Polri dan insan pers yang tergabung dalam FRIC, kami berharap kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sekaligus mampu menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkas Dian Surahman, sumber dari Hudhudnews. Co.

(ALI ZEBET SL /tim Arwin)

Tinggalkan Balasan