Filesatu.co.id, Lumajang | Pimpinan DPRD Kabupaten Lumajang menerima kunjungan kerja Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, di Gedung DPRD Kabupaten Lumajang, (Senin 10/8/ 2026).
Silaturahmi ini menjadi langkah awal mempererat hubungan kelembagaan antara legislatif dan kepolisian.
Hadir langsung Ketua DPRD Hj. Oktafiyani, bersama Wakil Ketua II Solikin,dan Wakil Ketua III H. Sudi. Dari pihak kepolisian, Kapolres Lumajang datang bersama jajaran.
Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Pimpinan DPRD dan Kapolres berdiskusi mengenai pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik dalam merespons berbagai dinamika serta kebutuhan masyarakat.
Ketua DPRD Hj. Oktafiyani menyebut, kemitraan strategis antara DPRD dan Polres sangat penting untuk mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, dan kondusivitas di Kabupaten Lumajang.
“Keamanan adalah prasyarat utama pembangunan. Karena itu kolaborasi antara DPRD dan Polres harus terus diperkuat agar setiap kebijakan dan program dapat berjalan dengan tenang dan lancar,” terangnya.
Wakil Ketua II DPRD Solikin menambahkan, dukungan terhadap tugas-tugas kepolisian akan terus diberikan. Terutama dalam hal anggaran dan regulasi yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas daerah.
Senada, Wakil Ketua III H. Sudi berharap komunikasi dua arah antara DPRD dan Polres tidak berhenti pada silaturahmi ini. Ia menekankan pentingnya koordinasi cepat saat ada persoalan di masyarakat.
Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari pimpinan DPRD. Ia menegaskan Polres Lumajang siap bersinergi dengan DPRD dalam menjaga kamtibmas serta mendukung program pembangunan daerah.
“Kami butuh dukungan DPRD agar tugas-tugas Polri di lapangan bisa berjalan optimal. Dengan kebersamaan ini, saya yakin Lumajang akan semakin aman dan kondusif,” kata Kapolres.
DPRD Kabupaten Lumajang menyambut baik kunjungan tersebut. Pimpinan dewan berharap kolaborasi antara lembaga legislatif dan kepolisian terus terjalin secara harmonis demi mendukung pembangunan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.*











