Jembatan Karya Bhakti TNI Terung Wetan–Terung Kulon Diresmikan, Perkuat Konektivitas dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Filesatu.co.id, Sidoarjo | Jembatan penghubung Desa Terung Wetan dan Desa Terung Kulon, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, yang dibangun melalui Program Karya Bhakti TNI, resmi diresmikan pada Kamis (23/7/2026). Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi di kedua desa.

Peresmian dihadiri Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., Camat Krian Kusdianto, S.H., M.H., Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Krian, para kepala desa se-Kecamatan Krian, unsur Forkopimka, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta perwakilan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim) Kabupaten Sidoarjo.

Bacaan Lainnya

Usai seremoni, seluruh tamu undangan meninjau langsung kondisi jembatan yang telah selesai dibangun. Program Karya Bhakti TNI menjadi wujud sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Kecamatan Krian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan infrastruktur yang menjawab kebutuhan warga.

Kepala Desa Terung Wetan, Tarlin, S.H., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan harapan masyarakat yang telah lama dinantikan. Selama bertahun-tahun, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh untuk mengakses berbagai fasilitas dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0816/Sidoarjo, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Pemerintah Kecamatan Krian, Camat Krian Kusdianto, Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, M.M., melalui Kepala Bidang Tata Permukiman Budi, serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan jembatan ini. Semoga keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat dan mampu mendorong peningkatan perekonomian warga,” ujar Tarlin.

Menurutnya, jembatan tersebut akan mempermudah akses menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pusat kegiatan ekonomi. Dengan demikian, waktu tempuh masyarakat menjadi lebih singkat dan distribusi barang maupun hasil pertanian dapat berlangsung lebih efisien.

Perangkat Desa Terung Kulon, Carik Samsi, menilai jembatan itu memiliki peran strategis karena tidak hanya memperlancar mobilitas warga, tetapi juga mempererat hubungan sosial antardesa. Kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas perdagangan diyakini akan semakin meningkatkan produktivitas masyarakat. Ia pun mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Sementara itu, Dinas Perkim Kabupaten Sidoarjo menjelaskan pembangunan jembatan turut dilengkapi akses pendukung berupa paving sepanjang sekitar 200 meter guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Camat Krian Kusdianto mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak dalam merealisasikan pembangunan tersebut. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi contoh nyata semangat gotong royong dalam mempercepat pembangunan desa.

“Dengan akses yang semakin baik, kami berharap aktivitas ekonomi, perdagangan, sektor pertanian, serta pelayanan kepada masyarakat di wilayah Krian terus berkembang dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan warga,” kata Kusdianto.

Peresmian ditutup dengan peninjauan bersama di lokasi jembatan sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut oleh masyarakat.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *