Filesatu.co.id, BATURAJA | GABUNGAN aliansi masyarakat dan awak media di Ogan Komering Ulu (OKU) menyampaikan sikapnya terkait insiden yang terjadi di gedung DPRD, Jalan Gajah Mada, Baturaja Timur, pada Jumat (5/9/2025).
Insiden ini menjadi perbincangan hangat setelah videonya beredar luas di grup WhatsApp dan media sosial. Peristiwa bermula ketika beberapa wartawan melaksanakan tugas peliputan di gedung DPRD. Tiba-tiba, seorang oknum Pamdal diduga menghalangi dan melarang mereka. Tindakan ini memicu adu mulut antara oknum Pamdal dengan dua wartawan, AS dan HI.
Saat insiden, HI mengaku ponselnya terjatuh karena dorongan salah satu oknum. Beberapa anggota dewan yang berada di lokasi langsung turun tangan untuk meredam situasi. Namun, oknum Pamdal tetap bersikeras melarang peliputan.
Awak media merasa terkejut dengan larangan tersebut. Mereka menilai tindakan oknum Pamdal terlalu arogan dan tidak proporsional. “Jika ada masalah, seharusnya kita selesaikan dengan komunikasi yang baik. Jangan menunjukkan sikap pelarangan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman,” ucap salah satu wartawan.
Pihak awak media berencana melaporkan kejadian ini ke Polres. Namun, setelah berkoordinasi dengan Sekretariat DPRD, mereka menunda rencana tersebut. Menurut Elpis, Ketua PWRI Sumsel, aliansi masyarakat OKU masih memberi kesempatan untuk penyelesaian secara kekeluargaan.
“Kami ingin masalah ini selesai dengan baik agar ada titik terang. Namun, jika tidak ada kejelasan, kami akan menempuh jalur hukum,” tegas Elpis.
Awak media dan aliansi sengaja tidak menyebutkan identitas oknum Pamdal untuk menjaga nama baiknya dan memberikan ruang introspeksi. Namun, mereka juga mengingatkan agar insiden serupa tidak terulang lagi.
Peristiwa ini makin menjadi perbincangan setelah beredar video yang menyebutkan wartawan HI didorong oleh oknum anggota DPRD berinisial MJ hingga ponselnya terjatuh. Hal ini membuat awak media merasa diperlakukan tidak pantas. Mereka berharap oknum DPRD dan Pamdal lebih menghargai kerja jurnalis dan membuka ruang komunikasi yang baik agar tercipta suasana yang kondusif. ***




