Komisi III DPRD Blitar Pantau Penyerapan Anggaran 2026 Guna Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Penulis: Anang Tj Pramono
Editor: Redaksi

Filesatu.co.id, Blitar | Komisi III DPRD Blitar memfokuskan kinerjanya pada percepatan pembangunan infrastruktur fisik serta pengoptimalan penyerapan anggaran Tahun Anggaran 2026. Langkah ini ditempuh melalui evaluasi program, peninjauan lapangan secara berkala, hingga rapat kerja intensif bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mitra.

Bacaan Lainnya

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Blitar, Aryo Nugroho, menegaskan bahwa pengawasan terhadap proyek strategis daerah menjadi prioritas utama agar pengerjaan fisik selesai tepat waktu dan memenuhi standar kualitas.

“Fokus utama kami adalah percepatan pembangunan dan pengawasan infrastruktur. Salah satunya memantau proyek strategis daerah seperti pembangunan gedung ICU RSUD Ngudi Waluyo Wlingi agar rampung tepat waktu,” ujar Aryo pada Senin (17/08/2026).

Memastikan pembangunan fasilitas gedung ICU RSUD Ngudi Waluyo Wlingi berjalan sesuai spesifikasi dan target waktu. Selain itu juga memantau pemerataan proyek jalan dan jembatan.

“Kami Komisi III juga mendorong percepatan perbaikan aksesibilitas konektivitas antar-kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Blitar agar arus ekonomi kerakyatan berjalan dengan baik,” ujar Aryo.

Komisi III DPRD Kabupaten Blitar juga fokus pada pembangunan infrastruktur pertanian di wilayah selatan Blitar.

“Membangun jaringan sumur bor dan sumur ladang baru dengan panel surya di wilayah Blitar selatan guna mengatasi dampak kemarau panjang yang sepanjang tahun terus terjadi agar petani dan peternak tidak kekurangan air,” tandas Aryo.

Aryo juga menyampaikan bahwa, Komisi III menggelar rapat evaluasi rutin bersama OPD mitra untuk memastikan penyerapan APBD 2026 berjalan transparan dan sesuai ketentuan.

Aryo mengharapkan kolaborasi solid antar-instansi termasuk Dinas PUPR, Perkim, Perhubungan, Lingkungan Hidup, Pertanian, serta Dinas Peternakan dan Perikanan dalam merespons dampak iklim ekstrem.

“Sinergi lintas OPD ini dinilai penting untuk mengintegrasikan pembangunan saluran irigasi dengan penyediaan bibit pangan dan ternak yang tangguh cuaca panas, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” pungkasnya.(Pram/Adv-DPRD).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *