Begini Pesan Bupati Lumajang Bunda Indah Kepada Anggota Paskibraka Lumajang 

Penulis: Adi
Editor: Redaksi

Filesatu.co.id, Lumajang  | Tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia telah tuntas. Namun bagi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Lumajang, pengalaman selama latihan hingga bertugas diharapkan menjadi bekal untuk menjadi generasi muda yang disiplin, tangguh, mandiri, dan berakhlak.

Bacaan Lainnya

Pesan itu disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri malam kebersamaan bersama anggota Paskibraka di Halaman Belakang Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Senin (17/8/2026) malam.

Malam ramah tamah tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Lumajang atas kerja keras Paskibraka. Setelah menjalani latihan intensif selama kurang lebih 20 hari, para anggota mendapat kesempatan bersantai bersama Bupati, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, pembina, serta para orang tua.

Suasana berlangsung hangat. Para anggota Paskibraka bersama tamu bernyanyi dan menikmati hiburan, sekaligus merayakan keberhasilan menuntaskan amanah yang telah dipersiapkan melalui latihan panjang.

Bupati Indah Amperawati menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas pengibaran dan penurunan bendera dengan baik.

“Terima kasih atas usaha dan kerja keras kalian, mulai dari pengibaran hingga penurunan bendera. Kalian telah menjalani latihan kurang lebih 20 hari nonstop dan melaksanakan tugas dengan sangat sempurna,” ujar Bunda Indah.

Menurutnya, keberhasilan menjadi Paskibraka bukanlah akhir perjalanan. Pengalaman itu harus menjadi titik awal bagi generasi muda untuk terus berprestasi.

“Setelah ini tugas kalian masih cukup banyak sebagai generasi muda. Masih ada hal yang harus kalian capai dan ada hal yang harus kalian pertahankan, yaitu nama baik bangsa dan Kabupaten Lumajang,” tuturnya.

Bunda Indah menekankan, proses menjadi Paskibraka memberikan pelajaran yang lebih luas daripada sekadar kemampuan menjalankan prosesi upacara. Nilai disiplin, tanggung jawab, dan kekompakan yang ditempa selama latihan diharapkan terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *