Kepala Perum Bulog Tulungagung Dan Wali Kota Launching Bantuan Pangan 221 Ton Beras Untuk 7 Kelurahan Di Kota Blitar

Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, Secara simbolis memberikan 30kg Kepada PBP kelurahan Tanjungsari Kota Blitar

Filesatu.co.id, Kota Blitar | Perum Bulog sedang gencar menyalurkan bantuan pangan beras secara nasional untuk alokasi periode Juli, Agustus, dan September 2026. Langkah ini merupakan bagian dari program Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan paket stimulus ekonomi pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan serta menjaga daya beli masyarakat.

Target program nasional ini menyasar hingga 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) berhak mendapatkan 10 kg beras per bulan. Masyarakat yang terdaftar wajib membawa kartu identitas asli berupa KTP/KK dan surat undangan resmi dari desa atau kelurahan setempat sebagai syarat pengambilan bantuan tersebut.

Bacaan Lainnya

Secara keseluruhan, Perum Bulog Tulungagung mendistribusikan bantuan di empat wilayah Kota dan Kabupaten, dengan total penerima mencapai 449.108 orang. Rinciannya meliputi Kabupaten Tulungagung sebanyak 147.402 penerima, Trenggalek 112.449 penerima, Kabupaten Blitar 169.655 penerima, serta Kota Blitar sebanyak 19.602 penerima.

Acara peluncuran bantuan beras secara simbolis dilaksanakan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Kelurahan Tanjungsari Kota Blitar, dihadiri langsung oleh Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, Walikota Blitar Syauqul Muhibbin, Pj. Sekda, pimpinan OPD, Camat dan Lurah, serta ribuan warga penerima bantuan. Selasa (18/08/2026).

Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan mengatakan bahwa, penyaluran kali ini dilaksanakan di kota Blitar untuk tujuh kelurahan di kecamatan Sukorejo sebesar 221 ton beras.

“Pada periode kali ini kita menyalurkan langsung untuk setiap PBP akan menerima total 30 kilogram beras, atau 10 kilogram untuk masing-masing alokasi bulan Juli, Agustus, dan September,” ungkap Yonas.

Kepala Bulog Subdivre Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan rencana penyaluran di dua kecamatan yang lain secara sekaligus masih dalam tahap koordinasi bersama pemerintah kota, dinas terkait, dan tim penyalur.

“Jadwal penyaluran belum dapat dipastikan karena perlu mempertimbangkan padatnya aktivitas kelurahan menjelang dan sesudah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masih menunggu hasil diskusi dengan stakeholder terkait,” jelasnya.

Yonas juga menyampaikan bahwa, penyaluran bantuan pangan ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Untuk tahap awal, penyaluran difokuskan di Kecamatan Sukorejo, sedangkan kecamatan lainnya akan dilakukan secara bergilir.

Khusus Kecamatan Sukorejo, jumlah penerima bantuan mencapai 7.372 PBP. Sementara untuk program bantuan selanjutnya, pihak Bulog masih menunggu instruksi dan penugasan dari pemerintah pusat.

Yonas memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras Bulog. Ia menyebut stok beras saat ini masih mencukupi, sementara penyerapan beras Bulog juga telah mencapai 100 persen.

“Stok beras Bulog masih mencukupi, tidak usah khawatir. Penyerapan juga sudah 100 persen. Dengan asumsi bantuan yang disalurkan setiap bulan, ketahanan stok kita sekitar 20 bulan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar H. Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibbin mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Kota Blitar melalui bantuan pangan ini.

Mas Ibin mengatakan, Kota Blitar mendapatkan kuota sebanyak 19.000 penerima, terutama masyarakat yang masuk dalam kelompok desil 4 ke bawah.

Mas Ibbin berharap bantuan beras yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Ia juga mengingatkan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan. Karena ini bantuan, kalau bisa jangan dijual. Ini adalah untuk konsumsi masyarakat.

“Harapannya dapat membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat sekaligus menjaga ketahanan pangan dan daya beli keluarga penerima manfaat di Kota Blitar,” pungkasnya.(Pram).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *