KA BIAS Terhenti, Lima KA Ikut Terdampak, KAI Daop 7 Gerak Cepat Pulihkan Layanan

Filesatu.co.id, MADIUN | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bergerak cepat menangani gangguan sarana yang dialami KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS) Plb 577A relasi Madiun–Adi Soemarmo, Sabtu (8/8/2206). Gangguan terjadi sekitar pukul 08.21 WIB, setelah Pusat Pengendali Operasi KA (PUSDALOPKA) Daop 7 Madiun menerima laporan dari Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) atau masinis bahwa rangkaian KA BIAS mengalami gangguan engine.

Rangkaian kemudian mengalami Berhenti Luar Biasa (BLB) di Km 170+2 jalur hilir petak jalan Madiun–Magetan.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pemeriksaan awal, gangguan tersebut disebabkan adanya masalah pada sistem kontrol kelistrikan rangkaian.

Gangguan KA BIAS tersebut turut berdampak pada sejumlah perjalanan kereta api lain yang melintas di jalur tersebut.

Tercatat lima perjalanan KA mengalami keterlambatan, yakni:

  • KA 161 Bangunkarta, berangkat dari Madiun pukul 08.43 WIB, terlambat 21 menit.
  • KA 89 Gaya Baru Malam Selatan, berangkat pukul 09.03 WIB, terlambat 13 menit.
  • KA 274 Kahuripan, berangkat dari Magetan pukul 09.04 WIB, terlambat 18 menit.
  • KA 81B Sancaka, berangkat dari Madiun pukul 09.31 WIB, terlambat 28 menit
  • KA 278 Sri Tanjung, berangkat dari Magetan pukul 09.31 WIB, terlambat 8 menit.

Penumpang Tak Dibiarkan Menunggu

Menghadapi gangguan tersebut, KAI Daop 7 Madiun melakukan sejumlah langkah penanganan terhadap pelanggan KA Plb 577A yang terdampak pembatalan perjalanan.

Sebagian penumpang dialihkan menggunakan KA BIAS 573B yang diberangkatkan dari Madiun pukul 11.35 WIB.

Selain itu, 18 penumpang dipindahkan ke KA Sancaka, sementara sebagian pelanggan lainnya memilih membatalkan perjalanan dan melakukan refund tiket.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan tersebut.

“Kami atas nama KAI Daop 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan KA Plb 577A (BIAS) serta perjalanan KA lain yang terdampak. Petugas kami langsung bergerak cepat di lapangan untuk melakukan penanganan serta memberikan solusi terbaik bagi para penumpang, baik pengalihan perjalanan maupun proses refund,” ujar Tohari.

Menurut KAI, penanganan gangguan tidak hanya diarahkan pada pemulihan operasional, tetapi juga memastikan pelanggan tetap mendapatkan alternatif perjalanan.

KAI Daop 7 Madiun menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan keandalan sarana maupun prasarana guna mengantisipasi kejadian serupa.

Keselamatan dan kenyamanan pelanggan, menurut perusahaan, tetap menjadi prioritas dalam setiap perjalanan.

Gangguan teknis mungkin tidak selalu dapat diprediksi. Namun bagi penumpang, yang paling penting adalah bagaimana operator merespons ketika gangguan benar-benar terjadi. Di lintasan Madiun–Magetan pagi itu, perjalanan sempat tersendat, tetapi pelayanan kepada penumpang tetap diupayakan bergerak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *