Bukan Sekadar Menepati Jadwal, KAI Juga Menepati Tanggung Jawab Sosial

Filesatu.co. id, MADIUN | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan sosial melalui penyaluran bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan.

Pada penyaluran tahap terbaru ini, KAI Daop 7 Madiun mengalokasikan dana sebesar Rp123.126.000 kepada empat penerima manfaat yang tersebar di wilayah kerja Daop 7.

Bacaan Lainnya

Bantuan tersebut meliputi pembangunan asrama panti asuhan disabilitas di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun sebesar Rp49,2 juta, bantuan alat kesenian Reog Ponorogo senilai Rp25,7 juta, pengadaan dan pembaruan alat peraga pencak silat sebesar Rp13,2 juta, serta perbaikan TK Klegenserut di Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun sebesar Rp35,026 juta.

 

Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan program TJSL tidak hanya difokuskan pada peningkatan fasilitas pendidikan maupun sarana umum, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat.

“Program TJSL ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kami berkomitmen tidak hanya berfokus pada operasional dan pelayanan bisnis kereta api, tetapi juga memberikan manfaat nyata dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Tohari, Kamis (05/08/2026).

Ia menambahkan, sepanjang Semester I Tahun 2026, KAI Daop 7 Madiun telah menyalurkan bantuan TJSL dengan total nilai Rp461.771.000 kepada berbagai sektor di wilayah operasionalnya.

Menurut Tohari, bantuan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat, memperkuat sektor pendidikan, mendukung penyandang disabilitas, sekaligus menjaga kelestarian budaya bangsa.

“Kami berharap berbagai program bantuan ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dengan masyarakat di wilayah kerja Daop 7 Madiun,” pungkasnya.(hms/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *