Filesatu.co.id, Malang | Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) resmi menjalin kerja sama dengan FIFGROUP melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan FIFGROUP menjalin kerja sama strategis ini, untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri melalui pengembangan kompetensi mahasiswa, peningkatan kualitas lulusan, serta implementasi program yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Penandatanganan nota kesepahaman dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Malang dan dihadiri oleh jajaran pimpinan dari kedua institusi. Dari pihak UMM, tampak hadir Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Malang, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D., Dekan Fakultas Vokasi UMM, Prof. Dr. Ir. Lailis Syafaah, M.T., serta Marketing Head Area Jatim 1 FIFGROUP, Martinus Wahyu.
Penandatanganan MOU dilakukan oleh Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Malang, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D. Sementara FIFGROUP diwakili oleh Martinus Wahyu Marketing Head Area Jatim 1 FIFGROUP. Jumat (24/07/2026).
Kerja sama ini mempertegas komitmen Universitas Muhammadiyah Malang, khususnya Fakultas Vokasi, dalam memperluas kolaborasi dengan mitra industri sebagai upaya menciptakan lulusan yang inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja di era transformasi digital.
Dalam sambutannya, Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D. menyampaikan bahwa, kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri merupakan langkah penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Sinergi seperti ini akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa kita, untuk memperoleh pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri serta meningkatkan daya saing lulusan di dunia kerja,” ungkap Muhamad Salis Yuniardi, M.Psi., Ph.D.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi pengembangan sumber daya manusia, pelaksanaan program magang mahasiswa, kuliah tamu oleh praktisi industri, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, penelitian terapan, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai kegiatan yang mendukung implementasi pembelajaran berbasis praktik dan peningkatan kompetensi lulusan.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Lailis Syafaah, M.T. menegaskan bahwa, Fakultas Vokasi UMM terus berkomitmen memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai perusahaan nasional guna memperkuat konsep link and match antara pendidikan dan industri.
“Melalui kerja sama dengan FIFGROUP, mahasiswa diharapkan memperoleh berbagai kesempatan, mulai dari program magang, kuliah praktisi, pelatihan dan sertifikasi kompetensi, penelitian terapan, hingga peluang rekrutmen setelah menyelesaikan studi,” ujar Prof. Dr. Ir. Lailis Syafaah, M.T.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri dengan menyelaraskan kurikulum, untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian mahasiswa agar sesuai dengan standar kebutuhan dunia kerja.
“Mempersiapkan lulusan vokasi yang lebih siap kerja, kompeten, dan adaptif menghadapi tantangan industri. Serta program pembelajaran institusi pendidikan dengan praktik nyata di sektor industri keuangan dan pembiayaan,” tandas Prof. Dr. Ir. Lailis Syafaah, M.T.
Marketing Head Area Jatim 1 FIFGROUP, Martinus Wahyu, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kerja sama ini. Perguruan tinggi vokasi memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja profesional yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“FIFGROUP berkomitmen mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai program kolaboratif yang memberikan pengalaman nyata di dunia kerja,” ungkapnya.
Melalui penandatanganan MoU ini, Fakultas Vokasi UMM dan FIFGROUP berharap dapat membangun kemitraan yang berkelanjutan dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.
“Kolaborasi ini juga menjadi langkah nyata dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, karakter yang kuat, serta siap berkontribusi di dunia industri,” pungkas Martinus Wahyu.(Pram).












