Filesatu.co.id, Lumajang | Pemerintah Kabupaten Pemkab Lumajang terus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah UMKM melalui pendampingan berkelanjutan, peningkatan inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital.
Komitmen itu ditegaskan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Dekranasda Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat mengikuti rangkaian Hari Ulang Tahun HUT ke-46 Dewan Kerajinan Nasional Dekranas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (11/7/2026).
Kegiatan berskala nasional tersebut diikuti sekitar 3.000 pelaku UMKM dari seluruh Indonesia dengan menghadirkan lebih dari 200 stan kerajinan dan wastra Nusantara. Ajang itu menjadi sarana memperluas jejaring usaha, mempelajari tren pasar, dan menyerap inovasi pengembangan produk kerajinan.
Menurut Dewi Natalia, Dekranasda harus memperkuat peran sebagai mitra strategis bagi perajin dan pelaku UMKM. Pembinaan dilakukan secara berkesinambungan, mulai dari peningkatan kualitas produk, desain, pengemasan, pemasaran, hingga pemanfaatan platform digital.
“Kami ingin para pelaku UMKM merasa bahwa Dekranasda adalah rumah mereka. Tempat untuk belajar, berkembang, berdiskusi, dan menemukan solusi atas berbagai tantangan usaha yang dihadapi. Ketika para perajin tumbuh, maka ekonomi daerah juga akan ikut bergerak dan berkembang,” ujarnya.
Ia menilai tantangan UMKM saat ini bukan hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menciptakan nilai tambah agar memiliki daya saing. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga keuangan, akademisi, dan pelaku industri disebut penting untuk mempercepat pertumbuhan UMKM.
“Melalui kegiatan seperti ini, pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produknya, tetapi juga belajar dari pengalaman daerah lain yang berhasil. Dari sana lahir ide-ide baru yang bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual produk lokal,” katanya.
Dorong Transformasi Digital
Dewi Natalia menekankan pentingnya transformasi digital dalam strategi pengembangan usaha. Produk berkualitas harus didukung kemasan menarik, promosi efektif, dan pemasaran berbasis digital agar menjangkau pasar lebih luas.
“Di era digital saat ini, UMKM harus mampu beradaptasi. Produk yang baik perlu didukung kemasan yang menarik, promosi yang tepat, dan pemanfaatan platform digital agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Di sinilah peran Dekranasda untuk terus mendampingi dan membuka peluang bagi para pelaku usaha,” ungkapnya.
Keikutsertaan Kabupaten Lumajang dalam HUT ke-46 Dekranas juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan pelaku usaha dari berbagai provinsi.
Pemkab Lumajang bersama Dekranasda berkomitmen terus memperkuat pembinaan, promosi, perluasan akses pasar, dan pengembangan kapasitas pelaku UMKM agar menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berdaya saing.
“Kami membawa semangat untuk terus mendorong UMKM Lumajang naik kelas. Pengalaman, wawasan, dan jejaring yang diperoleh dari kegiatan ini akan kami jadikan bekal untuk memperkuat pembinaan, sehingga semakin banyak produk unggulan Lumajang yang mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” pungkasnya.*










