Rel dan Rupiah Bertemu di Madiun: KAI dan Bank Jatim Resmikan Aliansi Strategis

Filesatu.co.id, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung peningkatan layanan, pengembangan bisnis, serta optimalisasi aset yang dimiliki kedua belah pihak.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung di Kabupaten Madiun tersebut turut disaksikan Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, SH, M.Ak, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, MH, Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Jatim Rachman Subiyantoro beserta jajaran, serta manajemen KAI Daop 7 Madiun.

Bacaan Lainnya

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyediaan dan pengembangan layanan perbankan dan transportasi, kolaborasi pemasaran strategis, hingga optimalisasi aset dan fasilitas penunjang yang dimiliki kedua institusi.

Vice President KAI Daop 7 Madiun, Ali Afandi, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara BUMN, BUMD, dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem layanan publik yang semakin terintegrasi.

“Kolaborasi ini bukan sekadar penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat konektivitas layanan, meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat, serta mengoptimalkan potensi aset yang dimiliki masing-masing pihak. Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis dapat menghadirkan pelayanan yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Lusi Rini Hidayati, menyampaikan bahwa kemitraan dengan Bank Jatim menjadi momentum penting dalam memperluas kolaborasi yang berdampak langsung bagi masyarakat maupun perkembangan ekonomi daerah.

“Kerja sama dengan Bank Jatim ini merupakan langkah awal yang sangat penting dan strategis. Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan bahwa aset-aset yang dimiliki dapat dioptimalkan secara bersama guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di wilayah kerja Daop 7 Madiun,” kata Lusi.

Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman semata, melainkan segera diwujudkan dalam berbagai program konkret yang memberikan manfaat langsung.

“Kami berharap Nota Kesepahaman ini tidak berhenti di atas kertas, namun dapat segera ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret. Dengan demikian, manfaat kolaborasi ini dapat dirasakan oleh kedua perusahaan, pemerintah daerah, serta masyarakat luas di Jawa Timur,” tambahnya.

Melalui kemitraan tersebut, KAI Daop 7 Madiun dan Bank Jatim optimistis dapat memperkuat kontribusi terhadap pembangunan ekonomi Jawa Timur sekaligus menghadirkan inovasi layanan yang semakin memudahkan masyarakat. Sinergi sektor transportasi dan perbankan dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi layanan, memperkuat daya saing daerah, serta membuka peluang pengembangan bisnis yang berkelanjutan di masa mendatang.(hms/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *