Kolaborasi Pulihkan Danau Buyan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen TNI Menjaga Kelestarian Alam Bali

Filesatu.co.id,  Buleleng – Bali | Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui sinergi lintas sektor. Keberhasilan pemulihan ekosistem Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, menjadi momentum penting yang ditandai dengan kegiatan syukuran bertajuk “Kolaborasi Sepenuh Hati Memulihkan Ekosistem Danau Buyan”, yang berlangsung di kawasan suci Pura Ulun Danu Buyan, Senin (27/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Dwi Arbani tersebut dihadiri Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida I Dewa Agung Hadisaputra, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali Ratna Hendratmoko, jajaran Forkopimda Kabupaten Buleleng, pimpinan instansi terkait, serta berbagai elemen masyarakat dan pegiat konservasi.

Bacaan Lainnya

Kehadiran Pangdam IX/Udayana menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa. Selain menjaga kedaulatan negara, TNI juga berperan aktif membantu mengatasi berbagai persoalan masyarakat, termasuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam yang menjadi penopang kehidupan dan perekonomian masyarakat Bali.

Dalam sambutannya, Mayjen TNI Piek Budyakto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja tanpa mengenal lelah selama 47 hari terakhir hingga berhasil membersihkan sekitar delapan hektare kawasan Danau Buyan dari gulma dan eceng gondok. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kolaborasi yang kuat antara pemerintah, TNI, instansi terkait, komunitas, dan masyarakat.

Pangdam menjelaskan bahwa gerakan pemulihan Danau Buyan berawal dari inisiatif Danrem 163/Wira Satya yang kemudian mendapat dukungan penuh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan sebagai aset bangsa.

“Bali memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadi kebanggaan Indonesia sekaligus daya tarik dunia. Keberlangsungan sektor pariwisata sangat bergantung pada terjaganya lingkungan. Karena itu, menjaga kebersihan dan keseimbangan ekosistem bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban kita bersama,” tegas Pangdam.

Mayjen TNI Piek Budyakto juga mengingatkan bahwa posisi Bali memiliki nilai strategis di mata dunia. Ia menuturkan pengalamannya saat mendampingi kunjungan Menteri Pertahanan Jepang bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia, di mana tamu negara tersebut mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan Pulau Bali dan bahkan merasa waktu kunjungannya masih terlalu singkat.

Menurut Pangdam, apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa Bali bukan hanya milik masyarakat Bali, tetapi juga merupakan wajah Indonesia di mata dunia. Oleh sebab itu, stabilitas keamanan, kelestarian lingkungan, serta citra positif Bali harus terus dijaga secara bersama-sama demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan generasi mendatang.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali menyampaikan bahwa progres pemulihan ekosistem Danau Buyan telah mencapai sekitar 80 persen. Ia menilai sinergi seluruh pemangku kepentingan, khususnya dukungan TNI, menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut.

Sebagai simbol kebersamaan, dilaksanakan pemotongan tumpeng yang dilakukan bersama oleh perwakilan prajurit TNI dan warga Desa Pancasari. Prosesi tersebut mencerminkan eratnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kelestarian alam sebagai warisan bersama.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kapendam IX/Udayana Kolonel Inf Amrizal Nasution menegaskan bahwa keterlibatan Kodam IX/Udayana dalam pemulihan ekosistem Danau Buyan merupakan implementasi nyata komitmen TNI Angkatan Darat untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya membangun ketahanan wilayah. Lingkungan yang terjaga akan mendukung keberlangsungan kehidupan masyarakat, memperkuat sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan. Karena itu, Kodam IX/Udayana akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat dalam setiap upaya menjaga kelestarian alam,” ujar Kolonel Inf Amrizal Nasution.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan peninjauan langsung ke lokasi menggunakan perahu ponton. Pangdam IX/Udayana bersama para tamu undangan menyaksikan secara langsung kondisi Danau Buyan yang kini semakin bersih, tertata, dan menunjukkan tanda-tanda pemulihan ekosistem.

Laporan  : Benthar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *