Modus Janjian di Aplikasi, Pria di Karawang Dirampok dan Disayat Senjata Tajam

Penulis: Opik Suryana
Editor: Redaksi

Filesatu.co.id, KARAWANG | AKSI pencurian dengan kekerasan (curas) kembali meresahkan warga Karawang. Seorang pemuda menjadi korban perampokan setelah sebelumnya dijebak melalui janji temu di aplikasi percakapan. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Raden Kian Santang, tepat di belakang gerai McDonald’s, Desa Sukaharja, Telukjambe Timur, pada Rabu (25/2/2026) malam.

Kronologi Kejadian

Bacaan Lainnya

Kejadian bermula saat korban, Muhammad Aditya Putra, datang ke lokasi untuk menemui seseorang yang dikenalnya melalui aplikasi chatting. Setibanya di sana, korban sempat dikerumuni oleh enam orang pria yang mengaku sebagai warga lokal. Meski sempat terjadi ketegangan, permasalahan tersebut dianggap selesai dan korban memutuskan untuk pergi.

Namun, drama belum berakhir. Salah satu pelaku berinisial DIY (35) berpura-pura meminta tumpangan kepada korban. Di tengah perjalanan, DIY melancarkan aksinya dengan menyayat lengan korban menggunakan sebilah pisau. Dalam kondisi korban terluka, pelaku merampas sepeda motor Honda Beat warna merah dan ponsel Infinix milik korban.

“Akibat aksi kekerasan tersebut, korban kehilangan harta benda dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta,” tulis laporan kepolisian dengan nomor LP/B.08/II/2026.

Identitas Tersangka

Berdasarkan data kepolisian, pelaku yang berhasil diidentifikasi adalah:

  • Inisial: DIY (35)
  • Pekerjaan: Buruh Harian
  • Domisili: Dusun Babakan Isam, Desa Sukaharja, Karawang.

Tindakan Kepolisian

Merespons laporan tersebut, jajaran Polres Karawang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pengumpulan barang bukti. Saat ini, polisi tengah melakukan pendalaman melalui keterangan saksi-saksi untuk melengkapi berkas perkara.

Pihak Polres Karawang menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani secara serius. Kepolisian juga mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dan selalu waspada saat melakukan pertemuan dengan orang asing yang baru dikenal melalui aplikasi daring, terutama di lokasi yang sepi.***

Tinggalkan Balasan