Filesatu.co.id, JEMBER | PALANG Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus berinvestasi dalam peningkatan kapasitas relawannya. Dalam rangka memperkuat kemampuan respons bencana, PMI Jember mengirimkan dua anggota Korps Sukarela (KSR) terbaiknya untuk mengikuti Pelatihan Operator Utama Air dan Sanitasi (WASH) di Malang, yang berlangsung mulai Senin hingga Kamis, 27-30 Oktober 2025.
Dua relawan yang menjadi peserta adalah Dandi Apriyansyah dan Andre Ferdiansyah. Pelatihan ini fokus pada penguatan kemampuan teknis relawan dalam penyediaan air bersih dan sanitasi di lokasi bencana atau krisis kemanusiaan.
Ketua PMI Kabupaten Jember, Zainollah, S.Pd., menjelaskan bahwa pengiriman relawan ini adalah bagian dari strategi organisasi untuk memastikan kesiapan dalam menghadapi tantangan kemanusiaan.
“Layanan air bersih dan sanitasi (WASH) adalah salah satu kebutuhan mendasar yang paling vital dalam setiap penanggulangan bencana. Kami akan terus meningkatkan kapasitas relawan PMI di bidang ini,” kata Zainollah.
Ia berharap, ilmu yang didapat Dandi dan Andre dari pelatihan di Malang dapat diterapkan langsung untuk kepentingan masyarakat Jember, terutama saat daerah mengalami krisis air atau bencana alam.
Pelatihan Operator Utama Air dan Sanitasi ini dirancang untuk mencetak relawan yang terampil dalam berbagai aspek, antara lain:
- Mengoperasikan peralatan filtrasi air.
- Mendistribusikan air bersih secara efektif.
- Melakukan promosi kesehatan dan kebersihan lingkungan (Hygiene Promotion) di wilayah terdampak.
Keikutsertaan KSR PMI Jember dalam pelatihan ini menegaskan komitmen PMI Jember sebagai garda terdepan dalam pelayanan kemanusiaan dan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia relawan di Jawa Timur. ***




