13 Titik, 52 Calon Petugas: Daop 7 Madiun Perkuat Garda Perlintasan

Filesatu.co.id, MADIUN | Komitmen memperkuat keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat kembali ditegaskan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun Tahun 2026, sebanyak 13 titik prioritas di wilayah Daop 7 Madiun mendapatkan alokasi pembangunan pos jaga perlintasan sebidang.

Program tersebut menjadi bagian dari program nasional peningkatan keselamatan yang mencakup 190 titik prioritas di berbagai wilayah operasi KAI.

Bacaan Lainnya

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama dalam seluruh operasional perkeretaapian.

“Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tohari.

Sebanyak 13 titik yang mendapatkan pembangunan pos jaga tersebar di sejumlah jalur wilayah Daop 7 Madiun, yakni JPL 295, JPL 299A, JPL 301, JPL 303, JPL 294A, JPL 266, JPL 218, JPL 209, JPL 182, JPL 174, JPL 172, JPL 171 dan JPL 123.

Selain pembangunan fasilitas fisik, KAI juga memperkuat kesiapan sumber daya manusia. Sebanyak 52 calon petugas penjaga pintu perlintasan tengah dipersiapkan melalui peningkatan kesiapan dan kompetensi sebelum bertugas di lapangan.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa keselamatan perlintasan tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga kesiapan petugas serta kedisiplinan para pengguna jalan.

Tohari mengajak masyarakat untuk ikut menjadi bagian dari upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang.

“Kami juga mengajak dan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, mematuhi aturan, serta mengutamakan keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang. Kedisiplinan bersama seperti berhenti sebelum melewati perlintasan, melihat ke kanan dan ke kiri, memastikan kondisi aman, serta tidak menerobos palang pintu merupakan kunci utama dalam mencegah risiko kecelakaan,” pungkasnya.

Dengan pembangunan di 13 titik prioritas, penguatan fasilitas penjagaan dan persiapan 52 calon petugas, Daop 7 Madiun menempatkan keselamatan sebagai kerja bersama, bukan sekadar palang yang turun, tetapi kesadaran untuk berhenti sebelum risiko datang.(hms/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *