Wujud Nyata Ketahanan Pangan di Kutai Timur: Kolaborasi Polri-TNI dan Swasta Sukseskan Panen Jagung Perdana

Pane Raya di Kutai Timur
Pane Raya di Kutai Timur

Filesatu.co.id, BENGALON-KUTAI TIMUR Sebuah langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan nasional telah terwujud di Kecamatan Bengalon, Kutai Timur. Pada hari Selasa, 15 Juli 2025, panen perdana jagung pipil sukses dilaksanakan di lahan seluas 2,6 hektar yang berlokasi di Estate Sungai Mangkupa 1 Kemitraan 11 Blok Bravo B 46 PT. Bima Palma Nugraha, Desa Tepian Langsat.

Program kolaboratif ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Polri, TNI, Kementerian Pertanian, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), hingga PT. Bima Palma Nugraha. Berkat sinergi ini, panen perdana menghasilkan 2.000 kilogram jagung pipil.

Bacaan Lainnya

Sinergi Kuat Lintas Lembaga untuk Swasembada Pangan

Keberhasilan panen raya ini tak lain adalah buah dari sinergi kuat berbagai lembaga. Acara ini dihadiri oleh Kapolsek Bengalon AKP Mohamad Yazid, S.H., M.H., yang mewakili Danramil Bengalon/Babinsa Desa Tepian Langsat Serka Andi. M., Kepala UPT P4 Kec. Bengalon Luky Harsono, SP., serta jajaran manajemen dan karyawan PT. Bima Palma Nugraha. Jelaslah bahwa keterlibatan aktif dari semua pihak menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan swasembada pangan.

Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA dengan pembukaan, pembacaan doa, dan sambutan dari para pihak terkait. Adapun puncak acara adalah proses panen jagung secara simbolis. Setelah dipanen, seluruh hasil jagung pipil akan melalui tahap penjemuran dan penggilingan di penggilingan KT. Bina Warga Desa Sepaso Barat. Seluruh kegiatan berjalan aman dan kondusif hingga berakhir pukul 12.30 WITA.

Secara konsisten, Polsek Bengalon di bawah kepemimpinan Kapolsek AKP Mohamad Yazid terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan sektor pertanian serta peternakan di wilayahnya. Keterlibatan ini sejalan dengan arahan nasional Polri dalam mendukung program ketahanan pangan, yang menargetkan penanaman jagung di jutaan hektare lahan di seluruh Indonesia.

Pada 20 Februari 2025, Kapolsek Bengalon AKP Mohamad Yazid secara langsung memimpin penanaman jagung di lahan perkebunan PT. KBN. Langkah ini sekaligus menandai inisiasi konkret dalam upaya peningkatan produksi pangan lokal, menunjukkan sinergi yang baik antara aparat kepolisian dan pihak swasta dalam mengoptimalkan potensi lahan untuk pertanian.

Tak berhenti di situ, pada 20 November 2024, Polsek Bengalon secara serentak meluncurkan gugus tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan. Program strategis ini menekankan peran aktif kepolisian dalam mengawal dan memastikan keberlanjutan program pertanian, termasuk di wilayah Bengalon yang memiliki potensi pertanian signifikan.

Keterlibatan aktif ini terus berlanjut hingga Juli 2025, di mana Kapolsek Bengalon secara langsung melakukan peninjauan kegiatan penanaman dan panen jagung di wilayahnya. Peninjauan ini tidak hanya memastikan keberhasilan panen, tetapi juga memberikan dukungan moral dan teknis kepada para petani, sekaligus mengidentifikasi potensi pengembangan lebih lanjut. Upaya ini pun sejalan dengan target nasional Polri untuk penanaman jagung di 1,75 juta hektare lahan pada Semester II-2025.

Perluasan Kemitraan: Pertanian dan Peternakan

Ke depan, Kapolsek Bengalon akan semakin memperluas jangkauan pembinaan dengan bekerja sama dengan TNI untuk bersinergi membangun ketahanan pangan. Selain fokus pada pertanian, kemitraan ini juga akan merambah ke sektor peternakan ayam, memberikan pembinaan komprehensif kepada masyarakat lokal. Diharapkan, sinergi TNI-Polri ini dapat menciptakan program-program yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bengalon melalui sektor pertanian dan peternakan.

Peran aktif Kapolsek Bengalon dalam pembinaan pertanian dan kini peternakan, serta sinergi dengan TNI, mencerminkan komitmen Polri dalam mendukung upaya pemerintah untuk mencapai kemandirian dan ketahanan pangan nasional, yang dimulai dari tingkat lokal. ***

 

 

Tinggalkan Balasan