Terlihat Sejak Dini Semangat Junior Artas Mengisi Kemerdekaan RI ke-80

Filesatu.co.id, Banyuwangi |Semangat pantang menyerah saling berkerjasama, berdaya saing tinggi untuk menuju sukses terlihat dan terbentuk sejak dini bagi anak-anak Artas  (Arek Batas)  atau Junior Artas desa Tegalsari Kecamatan Tegalsari saat mengikuti perlombaan Agustusan di HUT Kemerdekaan RI yang ke-80.

Berbagai perlombaan yang disediakan Panitia Tujuh Belasan (17 Agustus 1945) seperti masukan Bola ke dalam Keranjang, makan krupuk, masukan paku dalam botol dengan alat pancingan, jalan cepat dengan menggigit sendok yang diisi kelereng hingga lomba cucuk burung.

Bacaan Lainnya

”Lomba Cucuk burung ini peserta memakai topeng yang dibuat menyerupai cucuk manuk (burung) lalu mengambil bola di keranjang kemudian dimasukan ke box kardus,”ungkap Budi penyelenggara lomba,” Sabtu (29/8/2025) malam.

Menariknya, kata Budi, karena peserta dengan pandangan mata terbatas maka kadang saat berjalan bisa  saling tabrak. Namun justru itu keseruan karena peserta bisa kehilangan momen.

”Seperti ini  moment, anak-anak memiliki semangat arti untuk mengisi kemerdekaan Republik Indonesia,” tambah Budi.

Adanya perlombaan ini, perlombaan yang digelar di halaman tempat cucian mobil milik Agus  Salim (Kacung) Dusun krajan 1 desa Tegalsari antusias masyarakat sekitar luar biasa, selain mendampingi anaknya mereka (emak-amak) memberikan semangat untuk kemenangan anaknya.

Ketua Artas Eko Iswahyudi turut memberikan motifasi dan apresiasi panitia perlombaan tersebut, menurutnya hal semacam ini sangat perlu karena selain edukasi dan motivasi bagi anak-anak.

”Kami (Artas) kompak, maulai anak-anak, dewasa sampai orang tua tumplek blek bersamaan jika ada kegiatan, ini menunjukkan warga kami hidup guyub rukun dan itu sangat terjaga,”sambung Yudi Sekjen Balawangi ini.

Tinggalkan Balasan