Sukses di Banjar Patroman! Dibatama Motorsport Buktikan Kekuatan Tim di Kejurnas Slalom Seri 2

Dibatama Motorsport, di ajang Kejurnas MLD SPOT Autokhana Seri 2
Dibatama Motorsport, di ajang Kejurnas MLD SPOT Autokhana Seri 2

Filesatu.co.id, BANJAR PATROMAN | TIM slalom Dibatama Motorsport, di bawah komando Wahyu Anggara, mulai menunjukkan performa impresif di ajang Kejurnas MLD SPOT Autokhana Seri 2. Bertempat di Sirkuit Terminal Tipe A Banjar Patroman, Jawa Barat, tim ini berhasil membawa pulang beberapa trofi berkat prestasi gemilang para pembalapnya.

Salah satu sorotan utama datang dari pembalap muda, Mario Claudio. Mengendarai Honda Jazz di kelas A1, Mario sukses meraih podium ketiga. Pencapaiannya berlanjut di babak final A, di mana ia berhasil mengamankan posisi keempat. Hasil ini menandai tren positif yang signifikan bagi Dibatama Motorsport, menunjukkan peningkatan performa dari seri sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Tidak hanya di kategori individu, Dibatama Motorsport juga menunjukkan kekuatannya dalam persaingan tim. Mereka berhasil meraih juara ketiga di bawah tim-tim besar seperti Toyota Gazoo Racing Indonesia dan Whooosah.

“Alhamdulillah, tim kami semakin menunjukkan tren yang positif. Saya berharap di seri selanjutnya di Yogyakarta, pembalap Dibatama Motorsport bisa lebih baik lagi dan mencapai target,” ujar Wahyu Anggara, selaku pemilik tim Dibatama Motorsport, pada Minggu (20/7/2025).

Wahyu juga menyoroti performa positif pembalap Dibatama Motorsport lainnya, Hernanda. Hernanda berhasil menembus 10 besar di final A dengan finis di posisi keenam. “Ini sangat positif buat Hernanda karena ia baru mulai memacu kendaraan penggerak roda depan di kelas A dan sudah finis di posisi keenam,” tambahnya.

Wahyu Anggara menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras tim dan para pembalap Dibatama Motorsport di Kejurnas kali ini. “Semoga ini konsisten menjadi tren positif di seri-seri Kejurnas selanjutnya,” harapnya.

Untuk menjaga momentum ini, tim engineer Dibatama Motorsport akan terus melakukan perbaikan dan pembenahan pada sistem suspensi. Hal ini bertujuan agar tim dapat beradaptasi dengan kondisi trek di seri-seri mendatang, demi mempertahankan tren positif yang telah mereka tunjukkan.

 

Tinggalkan Balasan