Filesatu.co.id, KARAWANG | STAF Hubungan Masyarakat Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Nurhali, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada insan pers. Langkah ini diambil menyusul polemik terkait interaksinya dengan sejumlah jurnalis yang sempat memicu perhatian publik serta organisasi profesi media.
Dalam pernyataan tertulis yang diterima awak media, Senin (23/2), Nurhali mengakui adanya persepsi negatif yang muncul akibat insiden tersebut. Ia menyadari bahwa gaya komunikasinya dinilai kurang mencerminkan profesionalisme dan etika hubungan media yang seharusnya dijunjung tinggi oleh institusi pendidikan.
“Pemberitaan tersebut telah menimbulkan persepsi negatif terhadap cara komunikasi saya kepada rekan-rekan pers,” tulisnya.
Reaksi Organisasi Pers Polemik ini sebelumnya memicu reaksi keras dari berbagai organisasi profesi pers. Mereka menilai interaksi tersebut berpotensi merendahkan martabat profesi jurnalistik dan memberi kesan adanya upaya pembatasan terhadap kemerdekaan peliputan. ***





