Filesatu.co.id, BANDUNG | KOMITMEN menjaga kondusivitas wilayah hukum Jawa Barat kembali diperkuat melalui agenda strategis yang melibatkan ratusan elemen masyarakat sipil. Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Barat bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat secara resmi menggelar kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dengan tema filosofis “Guyub Sauyunan Jaga Lembur”, Rabu (21/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kota Bandung ini, tidak hanya menjadi ajang pertemuan formal, tetapi juga ruang konsolidasi ideologis untuk menyelaraskan langkah antara Polri, pemerintah daerah, dan ormas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Di antara jajaran pimpinan ormas yang hadir, delegasi dari Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Jawa Barat tampil menonjol sebagai salah satu pilar utama mitra strategis kepolisian.
Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Mada Jawa Barat, H. Awandi Siroj Suwandi, atau yang akrab disapa Bah Wandi, memimpin langsung jajaran pengurusnya dalam forum tersebut. Kehadiran Bah Wandi menegaskan posisi tawar LMP sebagai organisasi yang mengedepankan sinergi lintas sektoral. Dalam diskusi tersebut, LMP Mada Jabar menunjukkan komitmennya untuk mentransformasi semangat “Sauyunan Jaga Lembur” ke dalam aksi nyata di tengah masyarakat.
Bah Wandi menekankan bahwa Laskar Merah Putih bukan sekadar organisasi massa, melainkan instrumen sosial yang siap menjadi perpanjangan tangan Polri dalam deteksi dini potensi gangguan keamanan. “Kami hadir di sini untuk mempertegas bahwa Laskar Merah Putih adalah Mitra Polri. Sinergi ini krusial untuk memastikan setiap jengkal wilayah di Jawa Barat tetap kondusif, aman, dan harmonis,” ujar Bah Wandi di sela-sela interaksinya dengan pimpinan ormas lain.
Kegiatan yang diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim ini mendapat apresiasi luas. Ketua Pelaksana, Kompol Darwan Hasan, S.Sos., menjelaskan bahwa peran aktif ormas seperti Laskar Merah Putih sangat dibutuhkan dalam skema Pamswakarsa. Mengingat dinamika kamtibmas yang terus berubah, Polri memerlukan dukungan dari elemen masyarakat yang memiliki basis massa kuat dan terorganisir untuk menjaga stabilitas secara mandiri dan berkelanjutan.
Kepala Bakesbangpol Provinsi Jawa Barat, Drs. Wahyu Mijaya, S.H., M.Si., dalam paparannya menggarisbawahi bahwa peran ormas saat ini harus selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utama pada penguatan persatuan nasional dan stabilitas sosial menempatkan ormas seperti LMP pada posisi strategis sebagai motor penggerak pembinaan masyarakat. Wahyu menilai, “Ketahanan Lembur” hanya bisa tercapai jika ormas memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga wilayahnya dari ancaman radikalisme, konflik horizontal, maupun gangguan hukum lainnya.
Dirbinmas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Wadi Sa’bani, S.H., S.I.K., M.H., memaparkan bahwa kamtibmas adalah fondasi pembangunan. Berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002, Polri memiliki tanggung jawab besar, namun keberhasilannya sangat bergantung pada check and balances serta dukungan dari masyarakat sipil. Ia mengapresiasi ormas-ormas yang mau duduk bersama dalam bingkai silaturahmi ini untuk merumuskan solusi atas tantangan ipoleksosbud di Jawa Barat.
Forum ini diikuti oleh sekitar 100 organisasi, termasuk ormas Islam dan Senkom Mitra Polri. Namun, kehadiran Laskar Merah Putih memberikan warna tersendiri dengan antusiasme pengurusnya dalam mendalami materi pencegahan pelanggaran hukum. Bagi LMP, keamanan daerah bukan hanya soal penegakan aturan, tetapi tentang menciptakan ketenteraman yang memungkinkan potensi ekonomi dan sosial masyarakat tumbuh secara produktif.
Melalui kegiatan “Guyub Sauyunan Jaga Lembur” ini, terbangun harapan besar akan lahirnya kolaborasi yang lebih inklusif. Laskar Merah Putih Jawa Barat di bawah kepemimpinan Bah Wandi berkomitmen untuk terus mengawal hasil dari silaturahmi ini ke tingkat basis (kecamatan dan kelurahan). LMP berencana mengintensifkan komunikasi dengan para pembina di tingkat kepolisian resor (Polres) hingga polsek untuk memastikan pesan-pesan kamtibmas tersampaikan dengan baik.
Dengan berakhirnya acara di Aula Ki Hajar Dewantara, sinergi berkelanjutan antara Ditbinmas Polda Jabar, Bakesbangpol, dan LMP Mada Jabar diharapkan menjadi benteng kokoh yang menjaga Jawa Barat tetap aman, rukun, dan sejahtera sebagai fondasi ketahanan nasional yang tangguh. ***




