PT BSI: Mine Tour Media 2025 Komukasi Dekat Awak Media

Filesatu.co.id, Banyuwangi | Perusahaan Tambang emas Gunung Tumpang Pitu (tujuh Bukit) PT Bumi Sukses Indo (BSI) Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran, kembali menggelar Mine Tour Media dengan sejumlah wartawan online, Cetak dan Televisi juga radio. Selasa (28/10/2025).

Para wartawan bersama management PT BSI diajak keliling menggunakan kendaraan Bus perusahaan menggunakan pakaian lengkap Alat Pelindung Diri (APD)  tambang. Seperti Helm pengaman, kacamata, rompi juga sepatu Safety untuk dikenalkan bagaimana proses kegiatan pengolahan tambang.

Bacaan Lainnya

Diawali pada titik Post land grading plan (LGP), awak media mendapat penjelasan oleh management Mining superintendent I Gede Widhi  Arya Utama seputar kegiatan pertambangan mulai dari nol hingga pengolahan dan berapa perolehan kandungan emasnya.

Menurutnya,  kandungan emas menggunakan ukuran ounces  dibanding ukuran ton atau ore. Dimana ukuran Ore untuk batuan yang mengandung mineral.

”Hitungan dalam 24 juta ton ore didapat dengan kandungan rata rata 0,4 gram dalam satu ton nya,” ujar Widhi.

Tak hanya dikenalkan proses seputar kegiatan pertambangan penghasil mineral, rombongan berlanjut di area Nursery.  Nursery merupakan salah satu tempat khusus persemaian atau pembibitan untuk menanam dan memelihara benih hingga tumbuh menjadi bukit yang siap tanam pada lokasi yang sebenarnya.

Sedikitnya terdapat bibit 55 jenis pohon besar, pohon  buah dan jenis pohon untk obat-obatan seperti  pohon minyak kayu putih termasuk pohon jenis hias seperti pohon Pule.

Dwi Karsono, Sr selaku Supervisor Rehab Departemen Lingkungan PT Bumi Suksesindo menjelaskan, penanaman yang dikembangkan dalam setiap hektarnya minimum 630 tanaman MPTS (Multipurpose Tree Species) dengan jarak tanam sekitar empat meter persegi

”Bandingannya, tanaman redowing dan tanaman lokal 40  persen, kemudian disisipkan 10 persennya  dari tanaman jenis MPTS  yang memiliki banyak kegunaan, seperti pohon  yang menghasilkan buah, daun untuk pakan ternak, kayu, dan obat-obatan,”tandas Dwi.

Usai, di kawasan Nursery, rombangan bergeser ke Compliance Point CP 1, pada area ini, disambut Kapas Fernando Pasaribu dan Lucky Wardhani, keduanya  bertugas sebagai penataan (pemantauan) pada titik kualitas air limbah.

Keseharian tugasnya mengukur sistem pemantauan kualitas air limbah  perusahaan secara terus menerus. “Didalam sistem jaringan yang dipasang di CP 1 untuk memantau kualitas air limbah secara real time,”terang Fernando dihadapan awak media.

Sementara  pada penghujung mine tour, rombangan dibawa ke Oudotorium PT BSI. Government and Communications Afair Manager PT BSI, Iwa Mulyawan juga menyambut sekaligus memberikan sambutan.

Dikesempatan itu, Iwa sapaannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran dan kekompakan sehingga kegiatannya, bahkan semua kegiatan berjalan dengan lancar.

‘Terimakasih untuk semuanya, semoga bermanfaat, harapan kami ada kesempatan untuk berikutnya,” ungkap Iwa.

Tinggalkan Balasan