Filesatu.co.id, Benoa – Bali | Dalam rangka mendukung program prioritas Kapolri terkait Polisi Peduli Pengangguran, Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa terus menjalin sinergitas dengan para pelaku usaha guna memetakan ketersediaan lapangan pekerjaan serta mendorong penyerapan tenaga kerja di wilayah Pelabuhan Benoa.
Salah satu kegiatan yang dilakukan dengan mengunjungi PT Gilontas Indonesia di dermaga Barat bagian Selatan Pelabuhan Benoa pada hari Kamis tgl (5/11/2026) pkl 09.00 wita dan berdiskusi mengenai penyerapan Tenaga kerja sekaligus menyampaikan pesan Kamtibmas.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Benoa AKP I Gede Wiyastra Dwi Putra, S.H., didampingi para Kanit dan personel Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa serta dihadiri Direktur Utama PT Gilontas Indonesia, I Nyoman Konten, bersama 25 orang staf dan karyawan.
Dalam sambutannya, Kapolsek Benoa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program Polisi Peduli Pengangguran, sebagai bentuk komitmen Polri dalam membantu pemerintah mengatasi permasalahan pengangguran, menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas, serta meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.
Kapolsek juga mengajak pihak perusahaan untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan kepolisian, khususnya dalam memberikan informasi terkait peluang kerja maupun kebutuhan tenaga kerja di lingkungan perusahaan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek turut menyampaikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kawasan Pelabuhan Benoa secara umum masih dalam keadaan aman dan kondusif.
Selain membahas permasalahan ketenagakerjaan, Kanit Lantas Polsek Benoa juga memberikan imbauan kepada seluruh staf dan karyawan agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm berstandar SNI, serta mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Sementara itu, Direktur Utama PT Gilontas Indonesia, I Nyoman Konten, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program Polisi Peduli Pengangguran. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah konkret dan bermanfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha di kawasan Pelabuhan Benoa.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa untuk saat ini belum dapat melakukan penambahan tenaga kerja karena kondisi perekonomian perusahaan yang belum stabil serta masih terbatasnya hasil tangkapan ikan segar untuk kebutuhan ekspor.
“Namun demikian, apabila kondisi usaha kembali membaik, pihaknya berkomitmen untuk membuka peluang kerja dan menyerap tenaga kerja kembali,” ujar Nyoman Konten.
Dalam sesi dialog, pihak perusahaan juga menyampaikan sejumlah masukan, di antaranya terkait isu rencana perpindahan aktivitas Pelabuhan Benoa ke wilayah Pengambengan, Kabupaten Jembrana, penataan parkir di sepanjang Jalan Ikan Tuna II, serta perlunya penertiban aktivitas pembakaran sampah oleh penghuni dan pedagang di kawasan pelabuhan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Benoa menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan PT Pelindo terkait perkembangan rencana pembangunan di wilayah Pengambengan.
Terkait permasalahan parkir, Polsek Benoa akan berkoordinasi dengan pihak Pelindo untuk mengupayakan pemasangan rambu-rambu larangan parkir di sepanjang Jalan Ikan Tuna II.
Kapolsek juga menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan patroli serta memberikan imbauan kepada para penghuni dan pedagang agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, serta mengajak masyarakat untuk memilah sampah sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), sesuai dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Bali dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, Polsek Benoa berharap terjalin komunikasi dan sinergitas yang semakin kuat dengan dunia usaha, sehingga dapat membantu memetakan peluang kerja, mendorong penyerapan tenaga kerja, serta menciptakan situasi yang Kondusif,” Ucap Wiyastra.
Laporan : Benthar









