Pemkab Pamekasan Berhasil Kembangkan Ribuan WUB Dalam Gurun Waktu 2 Tahun

Filesatu.co.id, Pamekasan | Bupati Pamekasan, H. Baddrut Tamam terus berkomitmen untuk menciptakan sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru). Yakni melalui program tersebut untuk mendorong kesejahteraan masyarakat yang merata dari bawah. Senin (20/12/2021).

Bacaan Lainnya

Pasalnya, program itu telah berjalan sejak tahun 2020 hingga saat ini. Yakni dengan rincian pada 2020 sebanyak 1.532 peserta, dan tahun 2021 berjumlah 1.843 peserta, dengan jumlah total peserta WUB yang telah dilatih Kembangkan ada sebanyak 3.375 orang.

Bahkan, jenis pelatihan yang diikuti oleh para peserta calon pengusaha baru itu bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan keahlian yang ada. Yaitu diantaranya pelatihan jahit, bordir, tata rias, tata boga, las listrik, olahan kripik, pembuatan tas, sepatu, service AC, serta pelatihan service sepeda motor.

“Setelah selesai dilatih, harapan saya terus bisa mengembangkan keterampilannya, dan benar-benar nanti bisa menjadi wirausaha baru,” harapnya pada media dan di laman resminya.

Pemkab juga berharap kepada peserta WUB untuk terus berinovasi, serta kreatif agar produknya diminati masyarakat, tentu dengan nilai jual yang tinggi. Sebab, dalam mengelola bisnis atau usaha rumahan itu membutuhkan inovasi dan kreatifitas.

Wira Usaha Baru (WUB) merupakan program prioritas Pemkab Pamekasan di bawah kepemimpinan Bupati Baddrut Tamam. Bahkan melalui program ini, peserta diberikan pelatihan gratis, bantuan alat usaha gratis melalui dana corporate social responsibility (CSR), pinjaman modal dengan bunga satu persen selama setahun, sampai fasilitasi pemasaran, baik online maupun offline.

Sementara, koordinator Fasilitator WUB Pamekasan, Taufiqurrahman berharap, peserta WUB yang telah selesai dilatih dapat mengembangkan ilmu yang diperolehnya menjadi produk luar biasa untuk dijual di pasaran.

“Harapan saya kepada seluruh peserta yang sudah kami latih, semangat dan berjiwa besar. Kenapa demikian karena memulai usaha itu lebih sulit dari pada mempertahankan. Oleh karenanya, jika tidak punya semangat tentu tidak akan pernah berani untuk memulai usaha,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, pihaknya akan memberikan waktu seluas luasnya bagi para pelaku usaha untuk berkomunikasi, dan berbagi dalam rangka mendukung kegiatan usahanya.

“Artinya kami ingin komunikasi ini tidak terputus karena program ini tidak selesai sampai disini, setelah kami latih kami bantu alatnya, jika dibutuhkan baru setelah itu untuk pengembangan usahanya kami fasilitasi untuk mendapatkan bantuan modal dengan bunga 1 persen,” terangnya, Senin pagi.

Dia juga menekankan, para peserta WUB harus tekun dan sabar dalam menjalankan usahanya. Karena dalam berbisnis membutuhkan ketekunan, dan ketelatenan. pungkasnya

Penulis: Afif



Tinggalkan Balasan