Pemkab Jember Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Longsor Gumitir

Rakor Penanganan Bencana Longsor Gumitir
Rakor Penanganan Bencana Longsor Gumitir

Filesatu.co.id, JEMBER | PENUTUPAN jalur Gumitir di KM 235+650 berpotensi molor hingga satu bulan. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Tanah Longsor yang dipimpin oleh Kepala BPBD Kabupaten Jember, Indra Tri Purnomo, pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Rapat yang digelar di Aula Bawah Pemkab Jember ini dihadiri 20 orang perwakilan dari berbagai instansi, termasuk Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN Jawa Bali), Satriya Wahyu, Kabag Ops Polres Jember, Kompol Istono, Danramil 0824/07 Silo, Kapten Arm Abdul Aziz, dan Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata.

Bacaan Lainnya

BBPJN Jawa Bali Ungkap Kendala

Dalam rapat tersebut, Indra Tri Purnomo menyampaikan kekhawatirannya akan longsor susulan. Ia berharap semua pihak terkait dapat bekerja sama untuk penanganan jalan Gumitir.

Sementara itu, Satriya Wahyu dari BBPJN Jawa Bali menjelaskan bahwa longsor terjadi di KM 235+650 dan memiliki kemiringan jalan mencapai 13 derajat. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena memicu retakan-retakan di sepanjang jalan.

“Kami sudah melakukan penanganan darurat dengan menutup area longsor menggunakan terpal agar tidak kemasukan air,” ujar Satriya.

Satriya juga mengungkapkan bahwa penutupan jalur bisa molor hingga satu bulan. Ini bisa terjadi jika Pemerintah Kabupaten Jember tidak segera memberikan surat persetujuan kepada BBPJN untuk menangani longsor di KM 235+500.

“Jika kami tidak mendapatkan persetujuan dari Pemkab Jember, kami hanya akan menutup 11 meter dari 35 meter area longsor. Tapi, jika ada pekerjaan tambahan 24 meter, proses penutupan jalan bisa molor satu bulan,” tegasnya.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Dalam kesempatan yang sama, Kompol Istono, Kabag Ops Polres Jember, berharap seluruh stakeholder terkait dapat bersinergi menyukseskan program penanganan jalan Gumitir.

Dukungan juga datang dari Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, yang menyatakan telah melakukan edukasi kepada masyarakat dan menyiapkan jalur-jalur alternatif sebagai pengalihan arus lalu lintas.

Terakhir, Kapten Arm Abdul Aziz dari Danramil 0824/07 Silo berharap Pemerintah Kabupaten Jember dapat membantu masyarakat yang tinggal di sekitar Gumitir.***

Tinggalkan Balasan