Filesatu.co.id, Klaten | Masa Sidang 1 Tahun 2025-2026 DPRD Kabupaten Klaten, Muh Anwar Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga anggota DPRD Kab Klaten Komisi I adakan Serap Aspirasi (Reses) dengan mengundang Konstituen di Daerah Pemilihannya (Dapil) Klaten I.
Kegiatan Reses yang dihadiri Kepala desa Candirejo Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat setempat yang di selenggarakanKarasan bertempat di Gedung Ijo, desa Krasan. Minggu (9/11/2025) .
Dalam sambutannya Muh Anwar mengatakan, Reses DPRD diadakan setiap 4 bulan sekali guna menyampaikan usulan masyarakat dalam menyampaikan keluhan Program yang ada ditingkat bawah.
Ia juga mengatakan Reses diadakan di beberapa kecamatan seperti Wedi Kecamatan Kebonarum dan beberapa kecamatan di dapil.
“Reses seperti ini diadakan DPRD setiap 4 bulan sekali untuk menyerap aspirasi masyarakat, jadi wakil rakyat seperti kami ini sebagai penyambung lidah masyarakat istilahnya begitu,”jelasnya.
Lebih lanjut Muh Anwar mengatakan, masyarakat harus bisa menjaga kerukunan untuk menunjang ekonomi masyarakat juga harus bisa bekerja sama dengan pemerintah demi menjaga perdamaian supaya ekonomi stabil kembali, karena kerukunan dan kedamaian kunci untuk bekerja dan membangun masyarakat demi stabilitas keamanan dan ekonomi .
“Masyarakat harus menjaga kerukunan dan perdamain serta bisa saling bekerja sama kususnya dengan pemerintah demi meningkatkan stabilitas ekonomi dan kemakmusran masyarakat,”terangnya.
Salah satu konstituen dari Dukuh Candirejo yang juga mantan Sekretaris Desa Candirejo Wahono menanyakan terkait adanya kebijakan penurunan 16 % DD dan 14 % ADD ke Desa apakah juga sekaligus berpengaruh dnegan pendapatan perangkat desa .ia meminta penjelasan terkait pernyataan tersebut .
” Langsung dan Singkat saja terkait penurunan 14% ADD juga 16 % DD apakah berpengaruh dengan pendapatan perangkat desa ,itu saja yang kami tanyakan,”ucapnya.
Atas hal tersebut Muh Anwar menjelaskan penurunan ADD/DD tidak serta merta berimbas kepada gaji atau pendapatan perangkat Desa hal tersebut disampaikannya setelah ditemuai tim media seusai acara serap aspirasi.
“Tidak ada, penurunan ADD/DD 30 % tidak mempengaruhi panghasilan bagi perangkat Desa,”ujarnya.
Lebih lanjut Muh Anwar mengatakan, dalam resesnya kali ini banyak konstituen yang mengeluhkan bidang pertanian baik dari irigasinya maupun gangguan wabah tikus yang sangat mempengaruhi penghasilan petani menjadi menurun drastis, dari gangguan wabah tikus memamg dua tahun terakhir ini hampir seluruh petani diserang hama tikus sehingga hasil tanam nya bisa di bilang gagal total, namun Klaten sebagai kota penyangga pangan petani diharapkan harus tetap semnagat dalam menggarap sawah nya sehingga dapat sesuai yang diharapkan sabagia kota penyangga pangan.
“Para petani lebih mengeluhkan dibidang pertanian dari sisi irigasinya dan wabah hama tikus dua tahun terakhir ini, sebagai kota penyangga pangan kami akan berusaha memperjuangkan harapan petani untuk tersedianya alat yang memadai ,peebaiakn perbaikan infrastruktur supaya petani mendapatkan hasil yang diharapkannya,” Pungkas Muh Anwar.





