Kenang Pesan Antinarkoba Napoleon Bonaparte, Ketua GMPD Sumsel Muslimin Baijuri Sampaikan Duka Mendalam

Penulis: Ali Zebet SL
Editor: Redaksi
Ketua GMPD Sumsel Muslimin Baijuri Sampaikan Duka Mendalam
Ketua GMPD Sumsel Muslimin Baijuri Sampaikan Duka Mendalam

Filesatu.co.id, PALEMBANG | Kepergian mantan perwira tinggi Polri, Irjen Pol. (Purn.) Napoleon Bonaparte, meninggalkan duka bagi sejumlah pihak yang mengenalnya. Ketua Gerakan Masyarakat Peduli Demokrasi (GMPD) Sumatera Selatan, Muslimin Baijuri, turut menyampaikan belasungkawa sekaligus mengenang pesan almarhum tentang bahaya narkoba.Rabu 21 Oktober 2026.

Bagi Muslimin, sosok Napoleon bukan hanya dikenal melalui perjalanan kariernya di institusi kepolisian, tetapi juga melalui pesan-pesan yang dinilainya penting bagi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda.

Bacaan Lainnya

Salah satu pesan yang masih membekas dalam ingatannya adalah imbauan agar masyarakat menjauhi narkoba dan tidak pernah mencoba menggunakannya.

“Jauhi dan jangan sentuh narkoba. Sekali menjadi pemakai, pengalaman itu bisa membekas dalam ingatan. Ketika seseorang kembali menghadapi stres atau tekanan hidup, keinginan menggunakan narkoba bisa muncul lagi,” demikian inti pesan almarhum yang dikenang Muslimin.

Menurut Muslimin, pesan tersebut menjadi pengingat bahwa narkoba bukan sekadar persoalan hukum, melainkan juga ancaman terhadap kesehatan, masa depan, kehidupan keluarga, dan lingkungan sosial.

Kenangan Saat Napoleon Menjabat Kapolres OKU

Napoleon Bonaparte tercatat pernah menjabat sebagai Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU) pada 2006. Kariernya kemudian berlanjut, termasuk menjabat Wakil Direktur Reserse Kriminal Polda Sumatera Selatan pada 2008.

Bagi Muslimin, kenangan terhadap almarhum tidak hanya berkaitan dengan jabatan yang pernah diemban, tetapi juga pesan moral mengenai pentingnya menjauhi penyalahgunaan narkotika.

Ia berharap pesan tersebut terus disampaikan kepada masyarakat agar menjadi pengingat bagi generasi muda untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Perangi Narkoba, Perlu Peran Bersama

Muslimin menilai pemberantasan narkoba membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparat penegak hukum, pemerintah, keluarga, hingga lingkungan pendidikan.

Penindakan terhadap jaringan peredaran gelap narkotika harus berjalan seiring dengan edukasi, pencegahan, serta dukungan rehabilitasi bagi orang yang mengalami ketergantungan.

Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam memberikan perhatian dan pendampingan kepada generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Pesan antinarkoba yang dikenang dari almarhum Napoleon Bonaparte diharapkan tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi menjadi dorongan bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian dan bersama-sama melawan ancaman narkotika.

“Jangan sampai generasi muda kehilangan masa depan karena narkoba. Pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan,” demikian pesan yang menjadi inti ajakan untuk terus memerangi penyalahgunaan narkotika.***

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *