Filesatu.co.id, Banyuwangi | Kecelakaan tragis mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) terjadi desa Gambiran kecamatan Gambiran tepatnya dijalan menikung depan rumah Mbah Kabul.
Kejadian yang mengagetkan warga sekitar tersebut karena suara dentuman cukup lumayan tinggi apalagi suasana masih pagi hari sekitar pukul 05:30 WIB.
“Suasana masih pagi dan saya kaget terdengar suara tabrakan, kemudian saya dan istrinya keluar dan belum ada orang siapapun.
“Karane terlihat sudah meninggal saya tidak berani menyentuh apapun, kemudian saya lapor ke warga yang diteruskan ke Polsek Gambiran,” terang Kabul dikonfirmasi media ini. Jumat (13/2/2026).
Mendapati laporan warga, Kepolisian Sektor Gambiran bergegas ke lokasi TKP, dipimpin langsung Kanit Lantas Aiptu M. Basori dan Aiptu Munir.
Terang saja, di lokasi tampak korban laka masih tergeletak dan sepeda motor korban terlihat tercabik cabik menjadi beberapa potong, setelah dilakukan olah TKP belakang korban diketahui seorang perempuan bernama Nur Kholifah warga Gambiran yang kebetulan rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kejadian tersebut, menurut Kanit Lantas Aiptu Basori, sesuai keterangan saksi, bahwa Mobil Truck Box P-8808-VG yang dikemudikan Soelaiman Budhy Setiyo bersama penumpang Ahmad Nafi Isnaini serta Iwan Fauzi berjalan dari arah Utara ke Selatan.
Tepat di jalan menikung jalan ke Arah Barat, kendaraan tersebut berjalan keluar dari badan jalan, dari arah Barat ke Timur kendaraan sepeda motor Honda Beat nopol P-3325-UZ) yang dikendarai Nur Kofiah (27) dan posisi sudah dipinggir selatan badan jalan (di luar aspal) dikerenakan jarak terlalu dekat akibatnya tabrakan tindak bisa dihindari.
“Korban meninggal di TKP, tidak ada gejolak masyarakat dan situasi dalam keadaan aman,” ungkap Basori seperti yang dilaporkan rilis dumnya.
Dijelaskan Basori, kejadian laka lantas hingga mengakibatkan meninggal dunia disinyalir Soelaiman BS pengemudi Benculuk Kecamatan Cluring ada kelalaian saat berkendara.
“Selanjutnya korban kita evakuasi ke RSUD Genteng gunakan dilakukan penanganan oleh Tim medis,” terangnya.
Berita ini juga diterbitkan juga sebagai pengingat agar siapapun saat berkendara selalu berhati-hati dan mematuhi segala aturan lalulintas.
www.filesatu.co.id





