Kalender Merah, Rel Tetap Bekerja: 42.996 Pelanggan Mengalir di Daop 7

Filesatu.co.id, MADIUN | Libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menggerakkan mobilitas masyarakat. Di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, sebanyak 42.996 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api pada periode 14–18 Agustus 2026.

Angka tersebut terdiri atas 21.801 pelanggan berangkat dan 21.195 pelanggan tiba. Data itu menunjukkan kereta api tetap menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk bergerak di tengah momentum libur panjang.

Bacaan Lainnya

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa tingginya volume pelanggan menunjukkan antusiasme masyarakat memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi selama periode libur panjang.

“Pada periode libur panjang HUT ke-81 RI, mobilitas masyarakat menggunakan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun cukup tinggi. KAI terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan bersama keluarga maupun menuju berbagai daerah tujuan,” ujar Tohari, Sabtu (15/8/2026).

Sehari, 26.027 Pelanggan

Kepadatan mobilitas bahkan terlihat pada periode 14–15 Agustus 2026. Dalam dua hari tersebut, tercatat 26.027 pelanggan, terdiri atas 12.559 pelanggan berangkat dan 13.468 pelanggan tiba.

KAI Daop 7 Madiun mengoperasikan rata-rata 62 perjalanan KA jarak jauh dan 10 perjalanan KA lokal Bias setiap hari untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan masyarakat.

Di tengah arus penumpang tersebut, KAI juga menawarkan diskon 17 persen dari tarif normal dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Promo dapat dibeli mulai 14 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB hingga 17 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB, khusus keberangkatan pada 17 Agustus 2026 pukul 00.01 hingga 24.00 WIB.

Promo berlaku untuk KA ekonomi komersial sesuai syarat dan ketentuan. Tiket dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi penjualan tiket KAI lainnya.

Tohari mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan tingginya mobilitas sebagai alasan untuk mengabaikan persiapan perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan bepergian selama libur panjang untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memastikan tiket sudah tersedia. Pelanggan juga kami imbau datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta selalu menjaga keselamatan selama berada di area stasiun maupun dalam perjalanan,” tutup Tohari.

42.996 pelanggan. Puluhan perjalanan setiap hari. Libur panjang bukan sekadar angka di kalender—di jalur Daop 7 Madiun, ia menjelma menjadi arus manusia yang terus bergerak.(hms/an)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *