Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Jrengik Sampang, Kerugian Capai Rp 80 Juta

Filesatu.co.id, SAMPANG | KECELAKAA beruntun yang melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Raya Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 04.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 80 juta.

Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Sigit Ekan Sahudi, S.H., Kanit Gakkum Satlantas Polres Sampang bersama tim langsung
mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga, dan menyampaikan bahwa kecelakaan ini melibatkan satu unit mobil Innova, satu bus penumpang, satu minibus Elf, dan satu mobil Kijang.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kejadian bermula saat sebuah mobil Toyota Innova dengan nomor polisi M 1571 AU yang dikemudikan oleh seorang pengemudi tak dikenal (Mr. X) melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat.

Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi diduga hilang kendali hingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak bagian ban belakang Bus Penumpang L 7997 UA yang datang dari arah berlawanan dan dikemudikan oleh Ayub Ibnu (31), warga Malang.

Akibat benturan tersebut, bus penumpang mendadak oleng ke kanan, berserempetan dengan Minibus Elf M 7647 UA yang dikemudikan oleh Sukardi (71), warga Pamekasan. Minibus Elf itu akhirnya terguling di badan jalan.

Tak berhenti di situ, bus penumpang kemudian menabrak tiang di pinggir jalan dan akhirnya menghantam mobil Kijang M 1982 D yang saat itu sedang terparkir. Pengemudi mobil Kijang diketahui bernama H. Subaidy (52), warga Camplong, Sampang.

Identitas Pengemudi yang Terlibat

1. Ayub Ibnu (31) – Pengemudi Bus Penumpang, warga Desa Tirtanoyo, Ampelgading, Malang.

2. Sukardi (71) – Pengemudi Minibus Elf, warga Jl. Segara, Pamekasan.

3. H. Subaidy (52) – Pengemudi Mobil Kijang, warga Desa Tambaan, Camplong, Sampang.

4. Mr. X – Pengemudi Mobil Innova, belum diketahui identitasnya.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Namun, akibat tabrakan beruntun tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 80 juta.

“Syukur alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka. Namun kerugian material cukup besar, dan proses penyelidikan atas identitas pengemudi Innova masih dilakukan,” jelas AKP Sigit Ekan Sahudi.

Sementara ini pihak kepolisian telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kendaraan yang terlibat telah dievakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Kepolisian mengimbau seluruh pengemudi untuk lebih berhati-hati dan tidak melaju dengan kecepatan tinggi, terlebih di waktu dini hari ketika jarak pandang terbatas dan potensi bahaya meningkat. ***

Tinggalkan Balasan