FILESATU.co.id, Banyuwangi| Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melalui Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (CKPP) terus melakukan upaya pemeliharaan jalan yang rusak yang disebabkan beberapa faktor.
Hal itu dilakukan selain untuk memperlancar arus kendaraan juga perkonomian warga sekitar termasuk antisipasi rawan kecelakaan akibat jalan berlubang.
Seperti yang dilakukan UPT Dinas PU CKPP wilayah 2 Rogojampi penambalan jalan berlubang dikerjakan mulai dari Desa Sumbersewu menuju desa Tembokrejo kecamatan Muncar. Kemudian dilanjutkan dari desa Tembokrejo menuju desa Wonosobo.
“Hari ini kita bersama petugas melakukan penambalan jalan berlubang dengan menggunakan aspal panas (hotmic),” kata Plt Dinas PU CKPP Banyuwangi Danang Hartanto melalui Jumadin kepala UPT PU CKPP wilayah 2 Rogojampi pada media ini. Rabu (22/3/2023).
Dia mejelaskan bahwa pemeliharaan dilakukan pada semua ruas utama di jalan utama dan ini merupakan kegiatan pemeliharaan rutin, ada ratusan titik jalan berlubang itu di wilayah kecamatan Muncar dan Srono. Sebelummya dilakukan penambalan, petugas melakukan identifikasi. Kemudian ditandai, baru dilakukan penambalan.
“Kita merespon cepat keluhan masyarakat, intinya ini demi keamanan pengguna jalan, karena kalau jalannya berlubang sudah pasti membahayakan pengguna jalan takutnya ada yang jatuh,” ujarnya.
Setidaknya Dinas PU CKPP Banyuwangi memiliki petugas yang masuk dalam tim pemeliharaan jalan. Mereka dibagi beberapa tugas, di antaranya melakukan inspeksi dan survei jalan, penambalan jalan maupun pemeliharaan lain seperti pembersihan bahu jalan.
Pemerintah Banyuwangi telah menganganggar dana untuk pemeiliharaan jalan sebesar 170 miliar dan diprioritaskan pada jalan poros antar kecamatan di kabupaten Banyuwangi. dari dana tersebut diharapkan bisa menjangkau kurang lebih sepanjang 200 kilometer yang dikerjakan di tahun ini.
“Untuk pengerjaan kita menggunakan Walless, dan awal Ramadhan ini kita sudah mengerjakan penambalan di beberapa titik, termasuk di kecamatan Srono di desa Parijatah wetan menuju desa Parijatah Kulon sekian 6 kilometer, jadi lebaran jalan sudah lancar,”pungkasnya.