Filesatu, co id, BATURAJA | PERISTIWA tragis terjadi di Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Seorang petani bernama Feriyansyah (41), warga Dusun 3 desa setempat, tewas bersimbah darah usai dianiaya tiga beranak menggunakan senjata tajam pada Sabtu malam, (30/08/2025) pukul 21.30 WIB.
Pelapor atas nama Hari Aryanto (49), yang juga warga Dusun 3 Desa Lubuk Rukam, melaporkan kasus penganiayaan ini ke pihak kepolisian.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas AKP Ibnu Holdon didampingi Kapolsek Peninjauan Iptu Deddy Iskandar, S.E., membenarkan peristiwa tersebut. Polisi telah mengamankan satu orang tersangka, sementara dua lainnya masih buron.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa bermula saat korban Feriyansyah tengah memperbaiki sepeda motor di bengkel milik Nofriadi di Dusun 7. Tiba-tiba, seorang pelaku berinisial FW (38) Alamat Desa lubuk rukam dusun 4 Kec. Peninjauan Kab.OKU. Datang dengan mengendarai sepeda motor. Dari atas motornya, FW sempat melontarkan kalimat menantang, “Oh, ado jagoan di sini.” Usai mengucapkan itu, FW langsung pergi.
Sekitar 10 menit kemudian, FW kembali bersama ayahnya berinisial S (52) dan adiknya NYP (20). Ketiganya datang membawa senjata tajam jenis parang, lalu langsung menyerang korban.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah dapur rumah Nofriadi, namun para pelaku mengejarnya. Pertikaian pun tak terelakkan. Korban mendapat sejumlah luka bacok parah, di antaranya dua luka di kepala, bacokan di kedua lengan, betis kanan, belikat kanan, bahu kiri, hingga jari kelingking kiri putus dan jari manis hampir terputus.
Korban sempat mencoba berlari ke depan rumah, namun kembali diserang hingga akhirnya terjatuh dan meninggal dunia di samping rumah Nofriadi. Usai kejadian, ketiga pelaku langsung melarikan diri.
Mendapatkan laporan peristiwa tersebut, Polisi bergerak cepat. Pada Minggu pagi, 31 Agustus 2025, sekitar pukul 05.30 WIB, Unit Reskrim Polsek Peninjauan mendapat informasi keberadaan salah satu pelaku berinisial NYP di rumah Kepala Desa Lubuk Rukam. ***




