Filesatu.co.id, Sidoarjo | Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Baiturrahman di Dusun Girang, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan sekaligus membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.
Memasuki usia ke-10 tahun, TPQ Baitur Rohman berupaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam kepada anak-anak sejak usia dini. Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-10 yang berlangsung pada Jumat sore (30/10/2026) menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian dalam mendidik generasi penerus.
Saat ini, TPQ Baitur Rohman memiliki 100 santri dan santriwati yang didukung tujuh tenaga pendidik serta lima ruang untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Aktivitas belajar santri berlangsung setiap hari sesuai jadwal, mulai pukul 14.00 hingga 17.30 WIB.
Kegiatan pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mencakup pembinaan akhlak, kedisiplinan, serta pembiasaan menjalankan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.
Selain pembelajaran Al-Qur’an, para santri mengikuti kegiatan keagamaan, seperti istighosah dan doa bersama. Pembelajaran kitab juga menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman santri terhadap ajaran Islam.
Ustaz M. Ridwan menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan agama perlu dilakukan secara berkelanjutan. Pendidikan di TPQ, menurutnya, tidak cukup hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga perlu membimbing anak-anak agar memahami nilai-nilai kebaikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pendampingan yang konsisten, para santri diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki dasar keagamaan kuat, menghormati orang tua dan guru, serta mampu menjaga sikap dalam pergaulan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ustaz Irwanto selaku penasehat TPQ, donatur, sekaligus pemilik Herbaroso, menekankan pentingnya sinergi antaratenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan.
Menurutnya, keberadaan TPQ merupakan bagian penting dari pendidikan nonformal yang melengkapi pembinaan di lingkungan keluarga dan sekolah. Dukungan berbagai pihak diperlukan agar proses pendidikan dan pembentukan karakter anak dapat berjalan optimal.
Di sisi lain, operasional TPQ Baitur Rohman hingga kini masih mengandalkan swadaya, donasi berbagai pihak, serta kontribusi wali santri. Dukungan tersebut turut menopang pembiayaan tenaga pendidik agar kegiatan pembelajaran dapat terus berjalan.
Pengelola berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat memberikan perhatian serta dukungan nyata bagi keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an di lingkungan masyarakat.
Memasuki usia satu dekade, TPQ Baiturrahman diharapkan terus berkembang menjadi ruang belajar yang mampu melahirkan generasi religius, berpengetahuan, dan berakhlak mulia.
Pendidikan agama yang ditanamkan sejak dini bukan sekadar bekal memahami ajaran Islam, melainkan juga fondasi untuk membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis, santun, dan berlandaskan nilai-nilai kebaikan.*









