Filesatu.co.id, KARAWANG | Puluhan anggota dan perwakilan pengurus Laskar Merah Putih (LMP) dari berbagai daerah di Indonesia menggelar ziarah dan tabur bunga di makam pendiri organisasi, almarhum Edi Hartawan, di TPU San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Laskar Merah Putih.
Prosesi berlangsung khidmat dengan diawali penghormatan dan penyampaian sambutan untuk mengenang jasa serta perjuangan almarhum. Selanjutnya, jajaran pimpinan organisasi bersama perwakilan pengurus dari berbagai wilayah menaburkan bunga di pusara pendiri LMP tersebut.
Bagi para kader, kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang sejarah organisasi sekaligus memperkuat kembali komitmen kebangsaan, terutama dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejarah Laskar Merah Putih berkaitan dengan dinamika kebangsaan dan tantangan disintegrasi setelah Timor Timur lepas dari Indonesia. Semasa hidupnya, Eddi Hartawan dikenal menekankan pentingnya menjaga kedaulatan negara, menumbuhkan semangat patriotisme, serta mempererat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Ketua Harian II Markas Besar Laskar Merah Putih, Ukur Purba, mengatakan ziarah tersebut menjadi kesempatan bagi seluruh kader untuk kembali mengingat fondasi awal berdirinya organisasi. Menurutnya, pesan dan nilai perjuangan yang diwariskan pendiri perlu terus dijaga agar tetap menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi.
“Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengingat kembali sejarah berdirinya organisasi serta merefleksikan nilai-nilai kebangsaan yang ditanamkan oleh almarhum pendiri, Edi Hartawan. Nilai-nilai perjuangan dan patriotisme ini harus terus kita jaga di tengah tantangan zaman modern,” ujar Ukur Purba.
Ukur menegaskan, mengenang pendiri tidak cukup dilakukan melalui kegiatan simbolis. Para kader diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat solidaritas, dan menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa ziarah di makam Edi Hartawan sengaja dilaksanakan secara sederhana, tetapi tetap mengedepankan penghormatan kepada sosok yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Laskar Merah Putih.
“Iya, kita mengambil momentum ini untuk melakukan kegiatan sederhana, tetapi penuh khidmat di tempat almarhum Edi Hartawan dimakamkan. Beliau adalah Ketua Umum pertama Laskar Merah Putih,” kata Ukur saat dikonfirmasi.
Ia menambahkan, visi, motivasi, dan pesan yang disampaikan pendiri semasa hidupnya harus terus menjadi landasan bagi para kader untuk mempertahankan sekaligus membesarkan organisasi.
“Kita ingin mengingat kembali apa yang menjadi semangat almarhum dan motivasi-motivasi yang selalu beliau sampaikan. Kita berpegang teguh pada nilai-nilai tersebut sebagai landasan untuk terus mempertahankan dan membesarkan Laskar Merah Putih,” ucapnya menambahkan.
Menurut Ukur, peringatan Hari Sumpah Pemuda juga menjadi pengingat bahwa perbedaan latar belakang sosial bukan alasan untuk memecah persatuan. Keberagaman seharusnya menjadi kekuatan bersama dalam menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pesan serupa disampaikan Ketua LMP Markas Daerah (Mada) Jawa Barat, Awandi Siroj. Ia mengajak seluruh kader dan generasi muda untuk menjaga persatuan, memperkuat soliditas, serta menghindari perpecahan di tengah masyarakat.
“Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ini, kami mengajak seluruh kader dan generasi muda untuk terus menjaga persatuan, memperkuat soliditas, dan menghindari perpecaahan. LMP Jawa Barat berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI,” tegas Awandi Siroj.
Awandi juga mengenang Edi Hartawan sebagai sosok yang semasa hidupnya menanamkan pentingnya menjaga keutuhan wilayah Indonesia tanpa memandang perbedaan. Semangat patriotisme tersebut, menurutnya, harus tetap dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Almarhum semasa hidupnya selalu menanamkan kepada kami pentingnya menjaga keutuhan NKRI tanpa memandang perbedaan. Semangat patriotisme itulah yang kini wajib kami jaga dan wariskan kepada generasi muda,” tutur Awandi.
Melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, Laskar Merah Putih berharap nilai perjuangan pendiri tetap melekat pada setiap kader di seluruh Indonesia. Peringatan HUT LMP dan Hari Sumpah Pemuda diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi dorongan untuk memperkuat persatuan serta meningkatkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Para kader juga diharapkan terus membawa semangat nasionalisme dalam kehidupan sosial, mendukung pembangunan daerah maupun nasional, dan menjaga keutuhan NKRI. Dengan demikian, penghormatan kepada pendiri organisasi dapat diwujudkan melalui tindakan yang sejalan dengan nilai kebangsaan dan patriotisme yang diwariskan.***









