Filesatu.co.id, SIDOARJO | Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana SAP melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan RSUD Sedati, Jumat (25/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target sekaligus menjaga kualitas pembangunan rumah sakit yang tengah dikerjakan.
Dalam sidak tersebut, Wabup Mimik Idayana melihat langsung kondisi sejumlah bagian bangunan RSUD Sedati. Ia didampingi jajaran Dinas Kesehatan Sidoarjo, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sedati, Inspektorat Kabupaten Sidoarjo, project manager, serta konsultan pengawas.
Dari hasil pengecekan di lapangan, progres pembangunan RSUD Sedati telah mencapai 25,471 persen. Angka tersebut menjadi perhatian karena pembangunan rumah sakit ini terus dipantau pemerintah daerah, mengingat fasilitas kesehatan tersebut telah lama dinantikan masyarakat.
Wabup Mimik Idayana mengatakan pengawasan secara langsung diperlukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga ingin memastikan informasi mengenai progres pembangunan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
“Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 25,471 persen. Insya Allah kurang 52 hari lagi sudah terselesaikan sampai lantai dua. Bismillah, mudah-mudahan sesuai dengan target dan semuanya aman,” ujar Wabup Mimik Idayana.
Selain mengecek perkembangan fisik bangunan, Mimik juga memastikan aspek keamanan pekerjaan. Berdasarkan hasil pengecekan langsung, kondisi bangunan dinilai aman dan tidak ditemukan kendala.
“Sudah dites, tidak ada kendala apa pun,” tegasnya.
Pengecekan langsung tersebut menjadi bagian dari pengawasan pemerintah daerah terhadap pembangunan RSUD Sedati. Dengan turun ke lokasi, kondisi pekerjaan dapat dilihat secara nyata sekaligus menjadi bahan evaluasi apabila terdapat bagian yang perlu mendapat perhatian.
Sementara itu, Project Manager RSUD Sedati Basirul Fuad mengatakan sidak yang dilakukan wakil bupati turut mencakup pemeriksaan terhadap kualitas, kekuatan, dan mutu bangunan.
“Kualitas dan kekuatannya tadi dicek langsung sama Ibu Wabup. Alhamdulillah hasilnya juga baik,” ujarnya.
Basirul menjelaskan, berdasarkan progres per 20 September 2026, pembangunan telah mencapai sekitar 25 persen. Capaian tersebut berada di atas target yang ditetapkan sebesar 23 persen.
Dengan progres tersebut, pihaknya optimistis pembangunan RSUD Sedati dapat diselesaikan pada pertengahan November 2026. Sejumlah pekerjaan berat juga disebut telah berhasil diselesaikan sehingga pekerjaan berikutnya dapat lebih difokuskan pada unit-unit dengan progres besar.
“Pekerjaan yang berat-berat ini sudah selesai. Tinggal pekerjaan unit-unit yang progresnya besar sehingga kami optimistis bisa selesai sesuai target,” katanya.
Wabup Mimik Idayana meminta seluruh pihak yang terlibat tetap menjaga kualitas pekerjaan sembari mengejar target penyelesaian. Menurutnya, percepatan pembangunan tidak boleh mengesampingkan mutu dan keamanan bangunan.
Perhatian juga diberikan terhadap fasilitas pendukung di lingkungan rumah sakit. Salah satunya adalah pembangunan musala yang nantinya menjadi fasilitas ibadah bagi pasien, keluarga pasien, maupun masyarakat yang berada di lingkungan RSUD Sedati.
“Titip musalanya harus yang terbaik agar bisa menjadi tempat untuk beribadah dan mendoakan kesembuhan pasien,” pesannya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap pembangunan RSUD Sedati dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran rumah sakit tersebut diharapkan memperkuat akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga di wilayah Sedati dan daerah sekitarnya.
Pengawasan terhadap progres pembangunan pun akan terus dilakukan. Pemerintah daerah ingin memastikan setiap tahapan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu, kualitas maupun keamanan bangunan.
Dengan capaian yang telah melampaui target, pembangunan RSUD Sedati kini memasuki tahapan pekerjaan berikutnya. Pemerintah bersama pelaksana proyek tetap dituntut menjaga konsistensi hingga fasilitas kesehatan tersebut benar-benar siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. ***









