Filesatu.co.id, MADIUN | Lebih dari 600 pesepeda dari berbagai Daerah Operasi (Daop), Divisi Regional (Divre), dan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengayuh bersama dalam Jambore Indonesian Railways Cyclist Community (IRCC) 2026 di Madiun, Sabtu (5/9/2026).
Mengusung semangat #BeMoveBeStrong dan #RideWithIRCC, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan silaturahmi insan KAI. Jambore IRCC 2026 juga membawa pesan tentang pentingnya gaya hidup sehat, kepedulian terhadap lingkungan, serta keselamatan di perlintasan kereta api.
Kemeriahan kegiatan turut dihadiri Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun.
Para peserta menyusuri wilayah Madiun dengan sepeda sembari membawa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.
Semangat gowes hijau dalam Jambore IRCC 2026 diwujudkan melalui aksi nyata berupa penyerahan 81 bibit pohon untuk mendukung kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di Kabupaten Madiun.
Sebanyak 81 bibit pohon tersebut diserahkan langsung oleh Managing Director of Rollingstock PT KAI, Heru Kuswanto, kepada Bupati Madiun H. Hari Wuryanto, S.H., M.Ak.
Penyerahan bibit pohon menjadi simbol bahwa setiap kayuhan dalam Jambore IRCC tidak berhenti sebagai aktivitas olahraga. Semangat tersebut juga diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih panjang bagi lingkungan dan masyarakat.
Pesan keselamatan juga menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan.
KAI melalui IRCC berkolaborasi dengan komunitas pencinta kereta api Rail Fans Pecel +63 dan Java Train untuk mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan di perlintasan sebidang.
Kampanye keselamatan dilaksanakan di JPL 122 dan JPL 129 Madiun. Para peserta mengingatkan pengguna jalan untuk selalu waspada, berhati-hati, serta mematuhi rambu dan ketentuan keselamatan ketika melintasi perlintasan kereta api.
Kolaborasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa komunitas pencinta kereta api tidak hanya menjadi bagian dari ekosistem perkeretaapian sebagai penggemar, tetapi juga dapat mengambil peran dalam membangun kesadaran keselamatan di tengah masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan Jambore IRCC menjadi ruang untuk menjaga kebugaran sekaligus membangun kepedulian dan memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Jambore IRCC 2026 di Madiun bukan sekadar kegiatan bersepeda. Di balik setiap kayuhan, ada semangat kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan pesan keselamatan yang ingin kami sampaikan kepada masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa insan KAI dapat terus bergerak bersama, tidak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga untuk memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Tohari.
Lebih dari 600 peserta dari berbagai wilayah dan anak perusahaan KAI, menurut Tohari, menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam keluarga besar KAI.
“Kehadiran lebih dari 600 peserta dari berbagai wilayah dan anak perusahaan KAI menjadikan Jambore IRCC 2026 sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi dan soliditas. Apalagi kegiatan ini mendapat dukungan dan sambutan positif dari Bupati Madiun beserta jajaran Forkopimda. Kolaborasi dengan Rail Fans Pecel +63 dan Java Train dalam kampanye keselamatan juga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap keselamatan dapat kita bangun bersama,” tambahnya.
Melalui Jambore IRCC 2026, KAI menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan budaya hidup sehat sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan.
Dari Madiun, lebih dari 600 pesepeda membawa pesan sederhana: terus bergerak, terus peduli, dan terus menebarkan manfaat.
Sebab setiap kayuhan bukan semata tentang mencapai tujuan, tetapi juga tentang membangun perjalanan yang lebih sehat, aman, dan berkelanjutan.(hms/an)









