Filesatu.co.id, SIDOARJO | Sebanyak 19 siswa SDI Arahmah, Dusun Lengki, Desa Suruh, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, menjalani penanganan medis di RSU Assakinah Medika, Jalan Raya Bogem, Desa Kebon Agung, Kecamatan Sukodono, pada Jumat (7/8/2026).
Informasi tersebut diperoleh setelah awak media mendatangi RSU Assakinah Medika untuk mengonfirmasi kondisi para siswa yang menjalani perawatan. Namun, saat berada di area Unit Gawat Darurat (UGD), wartawan sempat tidak diperkenankan melakukan peliputan maupun wawancara secara langsung dengan pasien atau pihak yang berada di lokasi.

Pihak sekolah yang berada di rumah sakit menyampaikan bahwa kegiatan peliputan dan wawancara harus mendapatkan izin terlebih dahulu. Kondisi tersebut sempat menimbulkan perbedaan pandangan antara awak media dengan pihak sekolah mengenai akses peliputan.
Meski demikian, awak media tetap berupaya memperoleh informasi secara resmi melalui manajemen rumah sakit. Selanjutnya, RSU Assakinah Medika memberikan akses informasi melalui Humas rumah sakit.
Humas RSU Assakinah Medika, Resti, membenarkan bahwa terdapat 19 siswa yang sedang mendapatkan penanganan medis. Ia juga menyampaikan bahwa kejadian tersebut telah dilaporkan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo untuk dilakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Semua sudah dilaporkan ke Dinkes. Sementara ini ada 19 siswa yang mendapatkan penanganan,” ujar Resti.
Terkait penyebab gangguan kesehatan yang dialami para siswa, Resti menegaskan pihak rumah sakit belum dapat memberikan kesimpulan. Penjelasan mengenai penyebab kejadian akan disampaikan oleh Dinas Kesehatan setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa masih belum diketahui. Dugaan apakah berkaitan dengan makanan, minuman, atau faktor lainnya masih menunggu hasil investigasi serta keterangan resmi dari instansi berwenang.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menyangkut kesehatan peserta didik. Dalam peliputannya, Filesatu.co.id tetap mengedepankan prinsip verifikasi, keberimbangan, perlindungan terhadap anak, serta penghormatan terhadap privasi pasien.
Awak media juga tidak mengambil gambar yang dapat memperlihatkan identitas maupun kondisi medis para siswa secara terbuka sebagai bentuk penghormatan terhadap hak privasi anak dan untuk mendukung proses penanganan medis yang sedang berlangsung.
Hingga saat ini, Filesatu.co.id masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak SDI Arahmah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengenai kronologi kejadian, kondisi terkini para siswa, hasil pemeriksaan, serta langkah-langkah penanganan yang dilakukan.
Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan dan keterangan dari narasumber yang dapat diidentifikasi, dengan tetap berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, asas verifikasi, keberimbangan, praduga tidak bersalah, serta kehati-hatian dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan anak dan kondisi kesehatan.***









