Gandeng Puskesmas Sabrang, SMPN 2 Ambulu Sukses Gelar MPLS Ramah untuk 374 Siswa Baru

Penulis: Togas Irianto
Editor: S.Pono Eno

Filesatu.co.id, Jember | UPTD Satuan Pendidikan SMPN 2 Ambulu, Jember, sukses menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah untuk tahun ajaran 2026-2027. Berbeda dengan paradigma lama yang identik dengan perpeloncoan, orientasi tahun ini sepenuhnya difokuskan pada pengenalan lingkungan belajar, pembentukan karakter, dan penanaman adab siswa.

Sebanyak 374 siswa baru yang terbagi dalam 11 rombongan belajar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias.

Bacaan Lainnya

Rangkaian MPLS telah dimulai sejak satu minggu sebelumnya melalui sosialisasi intensif bersama wali murid. Tahapan dilanjutkan dengan agenda Pra-MPLS pada hari Sabtu, dan kegiatan inti selama lima hari penuh, mulai Senin hingga Jumat.

Sepanjang pelaksanaan, sekolah mengacu pada materi utama dalam Permendikdasmen No. 12 Tahun 2026. Lembaga secara mandiri mengelola manajemen waktu dan mengunggah progres pelaksanaannya. Kegiatan ditutup pada Rabu, 15 Juli 2026.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Lilis Yunia Wulandari, S.Pd., menegaskan esensi utama MPLS 2026 adalah menciptakan ekosistem sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.

“Melalui materi ‘Aku dan Sekolahku’ serta Wawasan Wiyata Mandala, siswa baru diajak mengenali lingkungan fisik maupun proses belajar secara positif. Tujuannya untuk mencetak generasi yang berkarakter dan berbudi luhur,” kata Lilis saat ditemui filesatu.co.id.

Ia menambahkan, kurikulum orientasi tahun ini memuat materi wajib dan materi pilihan. Salah satu materi krusial yang diberikan adalah literasi digital. Materi ini dirancang agar siswa cerdas dan bijak dalam bermedia sosial, sekaligus menjadi langkah preventif untuk mencegah perundungan, baik di lingkungan sekolah maupun di dunia siber.

Bahkan, SMPN 2 Ambulu juga membangun sinergi lintas instansi dengan Puskesmas Sabrang. Bentuknya adalah program cek kesehatan gratis bagi siswa baru.

Program ini wajib diikuti orang tua sebagai upaya memantau perkembangan dan kondisi fisik anak secara berkala sejak dini.

“Melalui integrasi menyeluruh ini, kami optimistis dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bermartabat, sehat, dan sukses di masa depan,” pungkas Lilis.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *