Tempurejo Jember Perketat Verifikasi Berkas Calon Anggota BPD Periode 2026–2034

Penulis: Togas Irianto

Filesatu.co.id, Jember | Proses pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serentak se-Kabupaten Jember untuk periode 2026–2034 memasuki tahap krusial. Di Kecamatan Tempurejo, Muspika bersama panitia desa bergerak cepat melakukan verifikasi administrasi para bakal calon.

Verifikasi dilakukan pada Selasa, 14 Juli 2026. Turut hadir Camat Tempurejo Muhammad Najmul Huda, http://S.STP., http://M.Si., Kapolsek Tempurejo IPTU Christian Permana, S.H., Danramil 0824/09 Tempurejo Kapten Arm Sugiono, dan Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Tempurejo Ahmad Holili.

Bacaan Lainnya

*Komitmen Transparansi dan Netralitas*
Camat Tempurejo menegaskan keterlibatan lintas sektoral Muspika merupakan bentuk komitmen pemerintah menjaga netralitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses seleksi.

“Kami berkomitmen memastikan seluruh tahapan berjalan objektif dan terbuka. Target kita bersama adalah melahirkan anggota BPD yang kredibel, yang mampu menjadi mitra strategis kepala desa, sekaligus penyambung lidah dalam memperjuangkan aspirasi murni warga,” ujar Muhammad Najmul Huda.

Tim memverifikasi kelengkapan dan keabsahan dokumen para pendaftar, meliputi, KTP, Kartu Keluarga, Ijazah minimal SMP/sederajat, SKCK, surat keterangan bebas narkoba, Surat pernyataan bukan ASM dan Berkas keterwakilan unsur wilayah serta keterwakilan perempuan.

Ketua Panitia BPD Desa Tempurejo, Ahmad Holili, menyampaikan dari 17 pendaftar awal, 1 orang mengundurkan diri. Sehingga tersisa 16 calon yang diverifikasi hari ini untuk memperebutkan kursi BPD Desa Tempurejo.

“Menariknya, dari 16 calon tersebut kuota keterwakilan perempuan sudah terpenuhi. Ini menegaskan komitmen Desa Tempurejo dalam mewujudkan kesetaraan gender dan keterlibatan aktif perempuan di ranah kebijakan desa,” kata Ahmad Holili.

Berdasarkan data linimasa kecamatan, tahapan verifikasi di desa-desa lain di Tempurejo sebelumnya juga berjalan dinamis dan kondusif.

*Harapan ke Depan*
Tingginya partisipasi masyarakat, khususnya keterwakilan perempuan, mendapat apresiasi dari pihak kecamatan. Hal ini dinilai menunjukkan kematangan kesadaran politik di tingkat akar rumput.

Dengan proses seleksi yang terbuka dan profesional, diharapkan BPD terpilih mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran secara optimal. Tujuannya untuk mendukung visi pembangunan Kabupaten Jember yang partisipatif dan akuntabel.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *