Rampung Dibangun CSR PT BSI Terminal Sarongan Kini Lebih Representatif

Filesatu.co.id, Banyuwangi | Wajah baru Terminal Desa Sarongan, di Dusun Krajan, Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, kini tampak lebih representatif. Pusat aktivitas transportasi di ujung selatan Bumi Blambangan tersebut telah selesai dibangun dan siap memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pembangunan fasilitas publik ini merupakan buah manis dari program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), atau yang akrab disebut Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk ini mengucurkan anggaran sebesar Rp228.896.000 untuk memoles terminal tersebut.

Dalam pelaksanaannya, operasional anggaran dari operator tambang emas Gunung Tumpang Pitu tersebut dikelola langsung oleh Pemerintah Desa Sarongan.

Kepala Dusun (Kadus) Krajan, Desa Sarongan, Suyono, mengungkapkan rasa syukurnya atas selesainya proyek tersebut. Dia menyebut proses pengerjaan telah tuntas sepenuhnya pada Jumat, 24 April 2026 lalu.

“Kualitas pekerjaan sangat baik, hasilnya rapi dan berkualitas. Kini jauh lebih nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari oleh masyarakat,” kata Suyono, Senin (27/4/2026).

Tak hanya soal fisik bangunan, Suyono mengaku bangga karena proyek ini menerapkan sistem pemberdayaan masyarakat lokal. Warga sekitar dilibatkan langsung sebagai tenaga kerja, sehingga memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi dapur warga.

“Dampaknya sudah mulai terasa. Aktivitas di terminal jadi lebih lancar, dan ini tentu akan mendorong perputaran ekonomi warga ke depan menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Selama ini, Terminal Desa Sarongan memiliki peran vital sebagai urat nadi mobilitas warga. Terminal ini menjadi titik utama bagi bus Damri Perintis rute Sarongan – Banyuwangi Kota serta kendaraan logistik yang memasok kebutuhan pokok masyarakat setempat.

Dengan fasilitas yang kini lebih layak dan estetik, diharapkan masyarakat kembali bergairah untuk meramaikan terminal.

“Dulu yang mungkin enggan ke terminal, semoga setelah bagus ini warga tertarik kembali. Baik penumpang maupun pedagang bisa lebih nyaman beraktivitas di sini,” tandas Suyono.

Pembangunan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pelaku investasi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun infrastruktur di wilayah pelosok Banyuwangi.

Perlu diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, memang merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Prodüksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.

Wilayah Kecamatan Pesanggaran, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020.

Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi prodüksi di Deşa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Sebagai pelaku investasi, PT BSI terus meneguhkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM terus digelontorkan dengan 8 program utama.

Program PT BSI itu meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *