Ledakan Rumah Kos di Sedati, Remaja 15 Tahun Alami Luka Bakar Serius

Tim Inafis Polresta Sidoarjo saat olah TKP di Rumah Kos yang terjadi ledakan
Tim Inafis Polresta Sidoarjo saat olah TKP di Rumah Kos yang terjadi ledakan

Filesatu.co.id, Sidoarjo | Sebuah ledakan terjadi di sebuah rumah kos yang berlokasi di Dusun Sudimoro, Desa Betro, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, pada Rabu malam (14/1/2026) sekitar pukul 19.40 WIB. Peristiwa tersebut menyebabkan seorang remaja mengalami luka bakar serta mengakibatkan kerusakan pada bangunan rumah kos dan beberapa rumah warga di sekitar lokasi.

Korban diketahui berinisial DA (15), warga Desa Jatiroto, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember. Saat kejadian, korban berada di dalam kamar kos. Usai ledakan, korban segera dievakuasi oleh ambulans relawan JES menuju RSUD Notopuro Sidoarjo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari aparat di lokasi, ledakan diduga berkaitan dengan keberadaan bahan serbuk yang diduga merupakan obat bubuk petasan milik korban. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara dan belum dapat dipastikan sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.

Peristiwa ledakan tersebut pertama kali dilaporkan oleh perangkat desa setempat kepada aparat keamanan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Babinsa Desa Betro bersama Bhabinkamtibmas dan petugas dari Polsek Sedati segera mendatangi lokasi kejadian. Aparat melakukan pengamanan dan sterilisasi area untuk mencegah risiko lanjutan serta memastikan keselamatan warga sekitar.

Selanjutnya, Tim Inafis Polresta Sidoarjo diterjunkan ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses ini dilakukan untuk mengumpulkan barang bukti dan memperjelas kronologi kejadian secara menyeluruh.

Akibat ledakan tersebut, bangunan rumah kos mengalami kerusakan berupa dinding tembok yang sebagian ambruk serta atap yang jebol. Beberapa rumah warga di sekitar lokasi juga dilaporkan terdampak. Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp30 juta.

Hingga Rabu malam, pihak kepolisian memastikan situasi di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi aman dan kondusif. Aparat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sembari menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang. ***

Tinggalkan Balasan