Atas Perintah Presiden, Bupati Subandi Tegaskan Komitmen: Pemkab Sidoarjo Siap Kawal Evaluasi Bangunan Ponpes

Penulis: Didik
Editor: Redaksi
Musibah ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran
Musibah ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran

Filesatu.co.id, SIDOARJO | BUPATI Sidoarjo H. Subandi menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ambruknya bangunan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Buduran. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi dan penanganan korban.

Menindaklanjuti arahan Presiden RI Prabowo Subianto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo siap mendampingi seluruh pondok pesantren dalam melakukan evaluasi bangunan yang digunakan untuk kegiatan belajar, ibadah, dan hunian santri.

Bacaan Lainnya

“Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Pemkab Sidoarjo siap menjalankan arahan Presiden untuk memastikan bangunan pesantren aman dan layak,” ujar Bupati Subandi, Selasa (7/10/2025).

Sejak hari pertama kejadian, Bupati Subandi turun langsung ke lokasi, memantau proses evakuasi dari pagi hingga malam hari. Pemkab Sidoarjo turut menyiapkan layanan kesehatan, crisis center, serta dukungan bagi keluarga korban dan relawan.

Ia juga mengapresiasi kerja keras TNI, Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, Dinas Kesehatan, relawan, dan insan media yang telah bekerja tanpa kenal lelah.

“Semua bergerak bersama dengan kepedulian luar biasa. Ini bukti nyata semangat gotong royong masyarakat Sidoarjo,” ucapnya.

Bupati Subandi menegaskan, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan keselamatan di lingkungan pendidikan.

“Jika satu kesusahan, semua ikut merasakan. Dan ketika satu bangkit, kita semua berdiri bersama, juga terima kasih pula kepada para sahabat media yang telah menjaga keakuratan informasi dan membantu menciptakan ketenangan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan seluruh warga Sidoarjo.

“Semoga Allah SWT melindungi kita semua dan menjadikan kejadian ini sebagai hikmah untuk memperkokoh persaudaraan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan